Berita Palembang

Innalilahi Wainnalilahi Rojiun, Rektor Bina Darma Prof Bochari Rahman Meninggal Dunia

Universtias Bina Darma berduka pasca rektor, Prof Bochari Rachman dikabarkan meninggal dunia dini hari tadi pukul 01.30 WIB

Innalilahi Wainnalilahi Rojiun, Rektor Bina Darma Prof Bochari Rahman Meninggal Dunia
Kolase/Facebook/UBD
Prof. Ir. H. Bochari Rachman, M.Sc. 

TRIBUNSUMSEL.COM- Universtias Bina Darma berduka pasca rektor, Prof Bochari Rachman dikabarkan meninggal dunia dini hari tadi pukul 01.30 WIB, selasa (2/10/2018).

Rektor Universitas Bina Darma, Prof Bochari Rachman meninggal dunia.

Kabar duka ini didapat dari pesan yang didapat dari kalangan dosen.

Sekilas tentang Prof Bochari Rachman merupakan lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun 1969 dan langsung menjadi dosen manajemen pertanian di Unsri. Dia juga mengambil program master di Australia.

Di Unsri, kemudian dia menjabat menjadi Pembantu Dekan, lalu Ketua Jurusan dan bahkan dipercaya untuk menduduki kursi Direktur Lembaga Penelitian Unsri.

Tidak hanya itu, kipranya terus berlanjut hingga sempat menjadi Ketua Kopertis yang membawahi 5 provinsi di yakni Sumsel, Lampung, Jambi, Bengkulu dan Kalimantan Barat selamat Sembilan tahun.

Berangkat dari rasa miris dan pernah menjabat ketua kopertis inilah, Prof Bochari Rachman akhirnya membangun PTS sendiri yakni Universitas Bina Darma.

Bertumpu pada pilosofi PTS berupa Tri Drama perguruan Tinggi. Universtias Bina Darma pun berhasil menjelma sebagai PTS nomoe 1 se-Sumatera untuk TESCA, webometric 4 ICU no 70 di Indonesia dari 3300 Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta.

 Bina Darma satu-satunya PTS yang naik tingkat menjadi Madya, dengan peringkat satu untuk Sumsel dan peringkat 50 tingkat nasional

 Prof Bochari pun ingin menjadikan Universitas Bina Darma Sebagai Universitas bertaraf Internasional dan berbasis Teknologi Informasi dan menghasilkan lulusan yang siap kerja dan berjiwa entrepreneur, Universias Bina Darma akan terus meningkatkan fasilitas dan menerapkan IT dilingkungan kampusnya.

 Dibangunnya gedung baru yang megah dan mengalih fungsikan  dua kampus untuk dijadikan asrama bagi mahasiswa UBD sebagai syarat menuju kampus internasiona.

Dilengkapi fasilitas IT diberbagai ruang untuk mempermudah mahasiswa mengakses berbagai informasi baru dari berbagai belahan dunia, dimana semuanya ditargekan terjadi pada tahun 2020 nantinya.

 

 

Editor: Mochamad Krisnariansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved