Breaking News

Lagi Laris, Bule Cantik Nikah dengan Petani Indonesia, Inilah Deretan Pria Beruntung yang Bikin Iri

Cinta memang buta. Cinta tak mengenal suku, ras, agama dan bahkan negara

Kolase Tribunsumsel/ berbagai sumber
Pria Indonesia Beruntung Nikah dengan Bule Cantik 

"Saya suka sama Julie, dia pun begitu. Karena suka sama suka, akhirnya kami memutuskan untuk bersatu," kata Ijal Ricardo warga Tamangapa, Kecamatan Manggala Kota Makassar.

Namun, dibalik kisah bahagia ini, ada lika-liku kehidupan nan pelik yang harus dijalani Ijal.

3. Rijal asal Makassar dengan Bule Cantik Swedia

Pemuda asal Desa Bojo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Rijal Mansyur ramai menjadi perbincangan.

Rijal Mansyur mempersunting bule asal Swedia, Sophia dan melangsungkan pernikahan dengan adat Bugis Makassar di Rumah Makan Seruni, Jalan Lojia, Desa Bojo.

rizal makassar
rizal makassar ()

Kepala Desa Bojo, Arifin Tinulu mengungkapkan, dia sempat menghadiri prosesi mappacci kedua mempelai tersebut.

"Saya sempat ikuti prosesi mappaci. Banyak sekali bule yang datang," jelas Arifin, Minggu (14/5/2017).

Hari ini akad nikah akan dilangsungkan di Rumah Makan Seruni yang berada di dekat batas Parepare-Barru ini.

Muh Syafrisal Mansyur ternyata terpaut empat tahun lebih muda dari Sophia Yvonne, bule asal Swedia.

4. Lagi-lagi Pria Makassar Sukses Sunting wanita Jerman

Pemuda asal Desa Baloli, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan bernama Sumardin.

Ia mungkin tak pernah menyangka jika jodohnya adalah seorang bule.

Baca: Isi Pesan DM-nya Jadi Viral,Lucinta Luna Tawarkan Uang Rp 29 Juta ke Aliff Alli,Begini Reaksinya

Pada Selasa 17 Januari 2017 kemarin, pemuda berusia 29 tahun itu melangsungkan akad nikah dengan Ermina Fransica, wanita lebih tua enam tahun dari usianya, di Kantor Urusan Agama Masamba.

Ermina adalah wanita berusia 35 tahun asal Würzburg, sebuah kota otonom di Bayern, Jerman atau 11,6 ribu kilometer dari Masamba, Provinsi Sulawesi Selatan.

Pertemuan mereka berawal dari Rumah Pohon untuk tempat belajar bahasa Inggris untuk warga setempat, yang dibangun oleh Ermina dan rekan-rekanya di Baloli.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved