Pilkada Sumsel

Menghindari Serangan Hacker, Situs Resmi KPU Sumsel Terpaksa Ditutup

Menghindari Serangan Hacker, Situs Resmi KPU Sumsel Terpaksa Ditutup Hingga Minggu (1/7) malam hasil hitung cepat di situs resmi Komisi

Menghindari Serangan Hacker, Situs Resmi KPU Sumsel Terpaksa Ditutup
Tribun Jogja/Agung Ismiyanto
Ilustrasi 

Laporan wartawan sripoku.com, Odi Aria Saputra

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Menghindari Serangan Hacker, Situs Resmi KPU Sumsel Terpaksa Ditutup  

Hingga Minggu (1/7) malam hasil hitung cepat di situs resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) laman kpu.go.id masih tak bisa diakses.

Situs resmi tersebut sengaja dinonaktifkan lantaran diklaim menghindari serangan dari hacker.

 Alhasil untuk mengetahui update terkini pilkada serentak di Indonesia, khususnya Pilgub Sumsel belum dapat diketahui.

Ketua KPU pusat, Arief Budiman menjelaskan penyebab server KPU sering down tersebut memang terpaksa dilakukan KPU sebagai upaya menghadapi serangan dari luar.

Ketika situs tersebut dibuka maka pengguna akan menemukan tulisan bertuliskan " untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi hasil pemilihan, untuk sementara waktu layanan tidak kami aktifkan.

"Kami harus membuka tutup website, karena kami menghadapi serangan tiap menit," ujar Arief.

Arief menjelaskan, hal itu dilakukan karena tim informasi dan teknologi (IT) KPU harus bolak-balik membersihkan server, baru kemudian membuka kembali.

Selain ada serangan terhadap server KPU, sebelumnya Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi mengakui ada upaya peretasan yang dilakukan hacker terhadap akun Telegram dan WhatsApp programmer dan tim IT KPU.

Namun Pramono memastikan tindakan hacker tersebut tak akan mempengaruhi hasil penghitungan suara resmi (real count) dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018

Halaman
12
Editor: Kharisma Tri Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved