Berita Prabumulih

Masyarakat Prabumulih Dihimbau Hati-hati Beli Minyak Eceran. Ini Penyebabnya!

Seluruh masyarakat Sumatera Selatan pengguna kendaraan khususnya di kota Prabumulih, dihimbau untuk berhati-hati

Penulis: Edison | Editor: Melisa Wulandari
tribunsumsel.com/Edison Bastari
Masyarakat Prabumulih Dihimbau Hati-hati Beli Minyak Eceran. Ini Penyebabnya! 

Lebih lanjut Victo mengharapkan, masyarakat agar membeli kebutuhan minyak ditempat resmi yang disuplai Pertamina seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada.

"Jangan sampai asal isi, isi saja ke SPBU yang ada atau resmi sehingga terjamin bagusnya," bebernya seraya mengatakan untuk memproduksi minyak tidak bisa sembarangan namun harus dengan baik sehingga hasilnya baik.

Baca: Jarang Muncul di TV, Banyak Artis Berterima Kasih ke Pasangan Primus dan Jihan Fahira Gara-gara Ini!

Seperti diberitakan sebelumnya, Tim khusus pengamanan objek vital negara terdiri dari TNI dan Polri bersama sekurity PT Pertamina EP Asset 2,

berhasil membongkar areal penyulingan minyak mentah ilegal terbesar di kota Prabumulih, Kamis (1/3/2018).

Lokasi penyulingan ilegal tersebut berada di tengah hutan tak jauh dari pemukiman penduduk tepatnya di perbatasan Desa Rambang Senuling,

Baca: Terjerat Narkoba! Ini 5 Fakta Cupi Cupita, dari Tarif Boking Fantastis Hingga Dirayu Pejabat

Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) dan Desa Tanjung Miring Kabupaten Ogan Ilir.

Selain membongkar lokasi penyulingan minyak mentah ilegal tersebut,

tim khusus Pertamina juga berhasil mengamankan lima unit sepeda motor,

Baca: Tokoh Golkar Musirawas Ajak Pilih HDMY

tiga unit mesin genset ukuran besar,sejumlah teadmoon,

enam drum minyak hasil suling terdiri dari minyak tanah, solar dan bensin,

empat tangki penyulingan ukuran 4000 liter, selang serta banyak barang bukti lainnya.

Baca: Suhu Minus 5 Derajat, El Rumi Nekat Tampil Polos di Atas Salju, Pose Fotonya Bikin Netizen Khawatir

Sayangnya dalam penggerbekan lokasi penyulingan itu tidak satupun pelaku berhasil diringkus petugas.

Hal itu disebabkan kedatangan petugas telah diketahui para pelaku yang lebih dulu kabur sebelum polisi tiba.

Baca: Menkes Himbau Saat Asian Games, Tamu Dari Luar Negeri Harus Imunisasi

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved