Terancam Gagal Diberangkatkan Abu Tour Wanita Ini Bingung, Berikut Curahan Hatinya

Puluhan warga datangi kantor Abu Tour Travel Umrah dan Haji Cabang Palembang di Jalan Inspektur Marzuki No 1616

Penulis: Weni Wahyuny | Editor: Melisa Wulandari
TribunSumsel.com/weny wahyuny
Terancam Gagal Diberangkatkan Abu Tour Wanita Ini Bingung, Berikut Curahan Hatinya 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Weni Wahyuny

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Puluhan warga datangi kantor Abu Tour Travel Umrah dan Haji Cabang Palembang di Jalan Inspektur Marzuki No 1616 Pakjo-Palembang, Jumat (9/2/2018).

Mereka nampak bingung, bertanya-tanya bagaimana dengan kepastian keberangkatan jamaah umrah. Apalagi melihat kantor yang sudah diberi garis polisi sejak kemarin membuat mereka semakin hilang harapan.

Novi Ulfa Safitri yang mengaku mendaftarkan orangtuanya ke Abu Tour untuk melaksanakan umrah mengaku sedih dengan apa yang terjadi saat ini.

Baca: Tercyduq, Syahrini Ketahuan Blok Akun IG Ajudan Pribadi, Takut Ketahuan Kedoknya

Ia bingung bagaimana menyampaikan kepada orangtuanya yang ada di Mesuji Raya Desa Sumber Baru Kabupaten OKI.

“Orangtua belum tahu (belum jelas keberangkatan), saya selalu menutupi dan mengatakan ‘sabar mak, Kito tunggu be’. Aku cuma ngedem (diam) saja, bingung bagaimana menyampaikan,” katanya sembari menangis.

Baca: Setelah Heboh Ada Ulat di Roti Momoiro, Nana Mirdad Ketakutan Temukan Makhluk ini di Nasi

Novi mengaku mendaftarkan kedua orangtuanya di Bulan September dan sudah dilunasi dengan angka Rp 36 juta untuk dua orang. Orangtuanya pun dijanjikan akan diberangkatkan pada Oktober 2017 lalu, namun hingga kini masih belum juga.

“Oktober tidak jadi, terus Januari ini tidak jadi juga sampai sekarang. Saya sedih, orangtua sudah susah cari uang di dusun.

Kalau disini (Palembang) enak jalannya bagus, kalau di dusun tahu sendiri jalannya jelek,” ujarnya yang sesekali menyeka air matanya.

Baca: Tak Terima Dituding Perebut Bini Orang, Billy Syaputra Tiba-tiba Lakukan ini, Ternyata

Dari Abu Tour pula, sambung Novi yang mengatakan akan mengusahakan tapi tidak ada kejelasan sehingga tidak tahu akan sampai kapan. Lama-lama uang itu juga akan hilang.

“Kalaupun mereka minta tambahan 5 persen untuk PPN seperti aturan sekarang, kami pasti akan sanggupi daripada uang itu tidak kembali sama sekali,” terangnya.

Mengapa harus Abu Tour? Novi mengatakan karena kantornya dekat rumah sehingga jika ada pengurusan tidak terlalu jauh, kebetulan rumah Novi berada di kawasan Pakjo.

Baca: Putus dengan Cucuk Soekarno, Vanessa Angel Ngamuk Hingga Lakukan ini

“Selain itu bibi saya juga pakai jasa Abu Tour 2016 lalu dan terbukti berangkat sehingga kami juga tidak salah untuk pakai Abu Tour,” jelasnya.

Novi mengaku sementara akan melaporkan ini ke Kemenag Sumsel dan masih menunggu kepastiannya.

“Untuk laporan ke polisi belum, tapi kalau diperlukan segera kami laporkan,” ungkapnya.

Baca: Sosialisasikan Pilkada Lewat Jalan Sehat, KPU Pagaralam Targetkan 89 Persen Partisipasi

Tak hanya calon jamaah, agen Abu Tour pula ikut mempertanyakan kepastian keberangkatan jamaah.

Salah satunya H Edi yang mengurus 30 jamaah.

Baca: DPO Pencurian dengan Kekerasan di Baturaja Akhirnya Ditangkap

Sejak kemarin ia ingin bertemu dengan pimpinan Abu Tour bernama Ridwan, tapi dikatakan oleh staf bahwa Ridwan sedang sakit dan melakukan pengobatan di Makasar.

“Tapi kemarin juga dia (Ridwan) melakukan laporan di Polresta Palembang meminta kepolisian untuk mengamankan fasilitas Abu Tour dan itu ditandatangi oleh beliau sendiri. Artinya kan ini kita sudah dibohongi,” tambahnya.

Baca:

Dikenal Jadi Masterpiece, Lewat Foto Ini Ahmad Dhani Dituding Kehilangan Aura Bintangnya

Edan! Karena ini Pernikahan Vicky-Anglel Dianggap Nyaingin Raffi-Nagita, Lebih Heboh

Tragis, Ibunya Terus Diserang, Dituding Pelakor, Anak Mulan Jameela Nyesal Dilahirkan?

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved