Setelah Berhasil Ledakkan Polres OKU, Jafar Target Serang Kota Ini

Nantinya, bila misi ini berhasil ustad Solihin kembali merekrut 10 pemuda untuk dilatih guna melakukan penyerangan di kota

Setelah Berhasil Ledakkan Polres OKU, Jafar Target Serang Kota Ini
tribunsumsel.com/Eko Hepronis
Jajaran personil Mapolres Lubuklinggau mendadak heboh, pasalnya pos penjagaan pintuk masuk mendadak di serang oleh Orang Tidak Dikenal (OTD) menggunakan sebilah pisau. 

PALEMBANG, TRIBUNSUMSEL.COM - Penyidikan yang dilakukan Densus 88 Anti Teror telah mengerucut terhadap delapan orang tersangka, termasuk Jafar Saputra (15).

Pemuda ini ditetapkan sebagai tersangka karena telah disiapkan Ustad Solihin sebagai salah satu eksekutor untuk melakukan penyerangan di Polres OKU.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, Jafar direncanakan menyerang Polres OKU menggunakan panah yang bagian depan anak panah telah diletakan bom.

Jafar dan empat lainnya, sengaja dilatih menggunakan panah tradisional. Dengan panah itulah, nantinya mereka melakukan penyerangan ke Polres OKU yang menjadi target awal.

"Ustad Solihin ini jadi pimpinan mereka. Tidak hanya menyiapkan tempat, tetapi juga mendoktrin dan melatih calon pengantin yang akan bertugas untuk mengeksekusi," jelas putra asli Sumsel ini.

Ustad Solihin pernah tergabung dalam kelompok JAD, namun karena dianggap kurang keras sehingga membentuk kelompok Khilafah di bawah naungan JAT yang tersebar di wilayah Sumatera.

Ustad Solihin ini sudah sejak lama menjadi target operasi Densus 88 Anti Teror karena pergerakannya untuk merekrut dan melatih calon pengantin untuk nantinya melaksanakan ekseskusi di tempat yang sudah menjadi target.

Biasanya, Ustad Solihin akan merektrut pemuda yang keterbatasan ekonomi keluarga dan diajak untuk tinggal di pondoknya.

Nantinya, bila misi ini berhasil ustad Solihin akan kembali melakukan perekrutan terhadap 10 pemuda untuk kembali dilatih guna melakukan penyerangan di Jakarta.

Doktrin dan latihan, selalu dilakukan terhadap calon pengantin (eksekutor, red) di pondok tempat Ustad Solihin bermukim.

Halaman
12
Editor: Aang Hamdani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved