Pagaralam Kota Bunga, Kini Tinggal Tugunya Saja

Kota Pagaralam pernah menyelenggarakan Festival Bunga Nusantara pada 2011

Tayang:
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Sejumlah pengendara melintas di dekat Tugu Bunga yang dibangun di kawasan wisata Gunung Dempo, Pagaralam. Tugu ini dibuat usai Festival Bunga Nusantara pada 2011 lalu. 

PAGARALAM, TRIBUNSUMSEL.COM - Kota Pagaralam pernah menyelenggarakan Festival Bunga Nusantara pada 2011, sekaligus menyatakan diri sebagai salah satu Kota Bunga di Sumatera Selatan (Sumsel).

Komitmen menjadikan Pagaralam sebagai Kota Bunga pun didukung dengan pembangunan sebuah Tugu Bunga di kawasan objek wisata Gunung Dempo.

Sayang, Kota Bunga kini tinggal nama. Selain memang tidak ada lagi festival lanjutan, budidaya bunga skala besar di daerah ini pun tak ada lagi. Petani juga enggan menanam bunga, karena dinilai tak ada untungnya.

Sebelum gelaran festival 2011 lalu, banyak petani yang beralih menjadi petani bunga. Karena saat itu Pemkot membutuhkan banyak bunga untuk gelaran festival. Namun setelah festival bunga selesai, maka bunga tanaman petani tidak ada lagi yang membeli.

Yogi (33) salah satu mantan petani bunga mengatakan, saat itu pihaknya sengaja menanam bunga berbagai jenis di tanah seluas satu hektare. Namun setelah festival selesai bunga yang ditanam tidak lagi ada pembeli.

"Tidak ada pembeli untuk tanaman bunga di Pagaralam ini Pak. Jadi tanaman bunga yang kita tanam mati sendiri karena tidak ada yang beli," ujarnya.

Sampai saat ini tidak ada lagi petani yang menanam bunga. Hanya ada beberapa pengrajin tanamam hias dan bunga saja yang masih eksis di Pagaralam dan pihak dinas petanian yang masih menanam bunga.

Walikota Pagaralam, Hj Ida Fitriati mengatakan, Kota Pagaralam sampai saat ini masih tetap menjadi Kota Bunga meskipun tidak ada petani yang dengan khusus menanam bunga. Namun masih tetap ada pengrajin bunga di Pagaralam.

"Bunga memang tidak terlalu bernilai ekonomis di Pagaralam. Namun kedepan kita akan pikirkan bagaimana bunga Pagaralam bisa bernilai ekonomis. Salah satu cara yaitu dengan menjual bunga keluar Pagaralam," ujarnya.

Pagaralam bisa menghasilkan bunga dengan mutu yang baik. Pasalnya kesuburan tanah di Pagaralam sangat cocok untuk tanaman bunga. (one/sp)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved