Guru Favorit Zaman Now, ini Kata Siswa-siswa di Palembang
Setiap tanggal 25 November bangsa Indonesia merayakan Hari Guru Nasional (HGN).
Penulis: Sri Hidayatun | Editor: Lisma Noviani

TRIBUN SUMSEL.Com, PALEMBANG -- Setiap tanggal 25 November bangsa Indonesia merayakan Hari Guru Nasional (HGN). Perayaan HGN ke 72 tahun ini pun dilakukan dan digelar di setiap kota dengan meriah. Kamu udah belum nih ngucapin selamat hari guru sama guru kalian di sekolah. Nahh yang belum buruan gihh ucapin selamat.
Di sekolah pastinya setiap guru memiliki karakter dan cara mengajar yang beda-beda. Bener kan? Ada yang tegas dan ada pula yang lembut, tapi bagaimana pun cara mengajarnya yang pasti untuk kebaikan kalian semua yaa kan ... Nah ngomong-ngomong, kamu punya guru favorit gak?
Angga, siswa Madrasah Aliyah ini memiliki cerita unik tersendiri selama di sekolah. Ia mengaku memiliki sosok guru favorit bagi dirinya sendiri.
Baginya, guru favorit itu adalah guru yang pintar, tegas dan membuat suasana belajar jadi ramai dan ada interaksinya. "Seperti guru matematika saya yakni Pak Amri. Walaupun saya sangat tidak senang pelajaran matematika tapi Pak Amri ini orangnya bisa membuat suasana jadi ramai apalagi dengan gaya leluconnya yang sangat menghibur," ujarnya.
Lanjut dia, walaupun guru matematika tersebut terkadang suka marah namun sosok itulah baginya yang merupakan guru favorit. "Semua teman-teman di kelas kalau pelajarannya memang takut tapi karena gurunya humoris jadinya suka. Kalau belajar jadi gak terasa walaupun kadang-kadang marah bukan karena sebab tapi karena kami-kami juga pastinya salah," jelasnya.
Ia pun mengaku sering mendapatkan hukuman sama guru matematika nya karena suka ribut di kelas saat jam pelajaran. "Kalau dihukum pasti tapi itulah menariknya. Apalagi Pak Amri itu orangnya lucu walaupun saya sering dihukumnya," kata siswa berusia 16 tahun ini.
Cerita berbeda terungkap dari Indra, siswa SMA swasta ini mengatakan baginya guru favorit adalah guru yang tahu apa mau siswa dan mengerti apa yang diinginkan siswa. "Kalau di sekolah ini saya punya dua sosok guru favorit yakni Bu Ade dan Bu Irma," ujarnya.
Ia mengatakan dua sosok guru wanita ini selain cantik juga sangat perhatian dengan siswa-siswinya. "Setiap pelajarannya pasti saya semangat dan suka jahil sama gurunya. Satu guru mata pelajaran bahasa Indonesia dan guru Biologi," jelas dia. "Senang sekali menggoda kedua guru tersebut karena orangnya enak diajak bercanda. "Sayangnya kalau di sekolah ini tak ada pemilihan guru favorit. Kalau ada pasti sudah saya pilih dan menang," ungkapnya.(rie)
Pentingnya menjadi guru yang disenangi siswa patut anda wujudkan. Ketika siswa senang dengan gurunya, maka akan mudah masuk ke dunia mereka dan mengantarkan pengetahuan ke dunia mereka. Penting juga menjaga wibawa sebagai guru tanpa harus menunjukkan sikap galak dan wajah yang menyeramkan hingga anda ditakuti oleh siswa.(rie/riyanpedia.com)