Capek Ah, Setiap Hujan Palembang Banjir Terus

Panas sinar mentari menaungi Kota Palembang, Senin (6/11). Namun, tidak lama cuaca berubah mendung dan hujan deras mengguyur dan ruas jalan

TRIBUNSUMSEL.COM/SLAMET TEGUH RAHAYU
Banjir di kawasan Jalan Kol H Burlian tepatnya di depan pool Damri 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Panas sinar mentari menaungi Kota Palembang, Senin (6/11).

Namun, tidak lama cuaca berubah mendung dan hujan deras mengguyur dan ruas jalan protokol pun tergenang air.

Jalan tergenang, pengendara mau tidak mau harus memperlambat laju kendaraannya bahkan sebagian pengendara nekat berhenti.

Akibatnya, kemacetan terjadi.

Pantauan Tribun, hujan mengguyur sejumlah kawasan di Palembang selama 1,5 hingga dua jam pukul 13.00.

Akibatnya, banjir terjadi di beberapa titik di Jalan Soekarno Hatta, Jalan Kol H Burlian, Sekip dan beberapa kawasan lainnya.

Banjir di kawasan Jalan Kol H Burlian tepatnya di depan pool Damri
Banjir di kawasan Jalan Kol H Burlian tepatnya di depan pool Damri (TRIBUNSUMSEL.COM/SLAMET TEGUH RAHAYU)

Bahkan, banjir di kawasan Jalan Kol H Burlian tepatnya di depan pool Damri ini.

Terbentang genangan air yang panjangnya lebih dari 100 meter ini. Akibatnya kemacetan panjang terjadi di kawasan tersebut karena banyak pengendara tak berani melintas.

Bahkan, karena terlalu berani melewati genangan dengan sepeda motor yang dikendarai, pengendara harus mendorong kendaraannya di tengah banjir.

Ada juga pengendara yang nekat mengangkat sepeda motornya untuk dipindahkan jalur.

Saling tolong dengan pengendara sepeda motor yang lain, ia mengangkat sepeda motornya untuk melewati median jalan di bawah pembangunan proyek LRT.

Keluhan akibat banjir ini dirasakan oleh Dewi. Akibat banjir yang melanda kota Palembang, ia harus rela sepatu dan pakaian yang ia gunakan basah.

Banjir di kawasan Jalan Kol H Burlian tepatnya di depan pool Damri
Banjir di kawasan Jalan Kol H Burlian tepatnya di depan pool Damri (TRIBUNSUMSEL.COM/SLAMET TEGUH RAHAYU)

Pasalnya, saat mencoba menerobos banjir, motor yang ia kendarai mogok, dan membuatnya terpaksa mendorong.

"Motor butut. Capek juga kalau Palembang banjir terus seperti ini," keluh mahasiswi ini.

Tak ada pilihan lain bagi Dewi selain menerobos banjir ini. Jalan untuk pulang ke rumahnya hanya bisa dilalui lewat Jalan Kol H Burlian.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved