WhatsApp - Diblokir China, Pendekatan Mark Zuckerberg Selama Ini Sia-sia

Menurut dia, cara pemblokiran dengan mengganggu fungsi layanan -alih-alih langsung memblokir sepenuhnya- termasuk jarang dilakukan.

Tayang:
Editor: Hartati
gadgets.ndtv.com
WhatsApp 

Seperti kejadian berikut ini.

Seorang pengguna akun Instagram @tiyasmahardika menceritakan hal tersebut.

Pada keterangan di bio-nya, pria itu merupakan Founder The BIG Organizer.

Pada akun Instagram pribadinya itu, ia menceritakan adanya penipuan yang mengatasnamakan dirinya.

Pelaku berpura-pura menggalang dana untuk salah seorang bocah yang akan dioperasi.

Ia memposting screen capture percakapan WhatsApp antara temannya dengan pelaku yang mengaku sebagai dirinya.

Begini isi percakapannya:

"Pelaku : My deeaaaarr
Klo wa k sini aje yak..
No satu nya di pake karyawan EO gw
Big Organizer..
Ini no wa gw jg di samsung

Korban : ok dear

Pelaku : Deaaaarr cantik kok ga ada pp nya
Tar gw slh org hehe

Korban : ok aq save ya

Pelaku : Yess deaar
Dear bisa book resto Lo buat meering kagak tgl 29 ini..buat meeting ma client gue
Jam lunch
3jaman lah meering nya
Kira2

Pelaku : gw mau ajakin LO..Lo maw ga bantuin ikutan acara amal buat operasi anak tukang sapu jalanan di daerah Cibubur..ntar mlm mau di operasi tp dana nya kurang..gw sm tmn2 patungan 2 jetian soalnya kurang bnyk.. ato Lo mau bantuin seikhlasnya Lo aja..buat bekal akherat kita hehe tar gw share foto nya..seikhlas Lo aja klo mau bantuin..

Meeting acara tomorrow?

Penipuan

Korban : mauuuu

Sumber: Kompas
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved