HUT ke 72 Indonesia Merdeka

Video: Merdeka! Begini Serunya Lintas Etnis di Palembang Rayakan Kemerdekaan

Sebagai warga keturunan Tionghoa di Palembang, Dharmayin kecil bermukim di kawasan Kampung Kapitan. Dia melihat sejumlah pertempuran yang menjadi bagi

Tayang:

Para warga masyarakatan akan saling membantu demi kesuksesan kegiatan agama satu sama lain.

"Misalnya saat Lebaran warga kelenteng akan meminjamkan tempat parkirnya untuk Salat Ied, demikian pula saat tahun baru Cina, kami akan membantu mereka untuk menjaga keamanan," katanya.

Cegah Perpecahan

Perkampungan penduduk lintas etnis juga terdapat kawasan Jalan Putri Rambu Selako, Kecamatan Ilir Barat (IB) I.

Tribun melihat Bambang sedang duduk di bawah atap tempat usaha steam motor dan bensin eceran milik Agus Susanto (Aseng).

Tiba-tiba datang Budi, pria berdarah Tionghoa-Betawi.

Ia bertanya ke Aseng lokasi penjualan mesin molen.

Bambang yang keturunan Jawa sesekali mengangguk mendengar obrolan dua teman di hadapannya.

Berbeda agama dan etnis tidak melunturkan kerukunan diantara ketiga pria itu.

Semangat itu malah semakin menguat menjelang hari kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia.

“Berbaur dengan orang pribumi tidak ada hambatan. Tidak ada perbedaan, kalau ada acara kampung, tetangga kena musibah selalu saling bantu,” ungkap Aseng.

Begitu juga saat mau mengambil keputusan tingkat RT, semua warga diminta partisipasi, memberikan ide, saran, dan solusi atas sebuah permasalahan.

“Contohnya, kalau mau buat pos kamling, tiap warga dipanggil, dimintai memberi solusi,” ujar dia.

Mereka bertiga menjawab kompak ketika dimintai tanggapan tentang perpecahan bangsa.

Tidak ada alasan untuk bercerai, isu itu mereka anggap angin lalu sehingga tidak perlu digubris.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved