Trotoar di Palembang Ini Dipercantik Mirip Seperti di Singapura

Awalnya bisa dilewati tiga kendaraan sekarang hanya dua kendaraan dan jaraknya yang berdekatan antar kendaraan.

Editor: Hartati

"Kalau dari depan Bank Mandiri Cinde ini pembangunannya sampai Jalan Cek Syeh. Kalau diseberang IP, yakni dari Simpang JM Sudirman dibangun sampai depan Restoran Martabak Har," ujarnya.

Menurut Yanto tidak ada kesulitan saat pembangunan pedesterian tersebut.

"Kalau sekarang sih cuma sepeda motor saja yang masih parkir di atas trotoar, milik pegawai toko. Nanti kalau selesai bangun, kami pasang barrier (pembatas jalan besi:red) agar sepeda motor tidak bisa melintas dan naik ke trotoar," ungkapnya.

Ia menambahkan akhir Agustus 2017 ini pembangunan pedesterian sudah selesai.

Yanto mengungkapkan, bahan lantai di tahap kedua ini berbeda dengan tahap pertama.

"Tahap pertama itu lantainya dari batu alam kalau ini granit. Kalau tahap pertama itu biayanya cukup mahal, kalau sekarang ini tidak terlalu. Tahap pertama itu lantainya licin kalau hujan kalau ini kasar," ujarnya sembari menunjukkan lantai granit untuk pembangunan tahap kedua.

Yanto menjelaskan tahap awal pembangunan trotoar untuk pedesterian yakni dengan memasang kastin (pembatas) ukuran 30 Cm X 60 Cm.

Lalu ditimbun pasir setebal 20 Cm kemudia dicor beton setebal 10 Cm.

Dilanjutkan dengan adukan pasir dan semen dan diaci untuk pemasangan lantai granit.

Usai pemasangan lantai, dipasanglah lampu taman, bangku dan beberapa tanaman agar terlihat cantik.

Untuk mencegah banjir, dibuat penyaluran air dari jalan dengan menggunakan pipa ukuran 4 sampai 6 inchi dan dipasang berjarak 6 sampai 7 meter.

Pembangunan pedesterian ini disambut baik pegawai dan pemilik toko. M Yusuf (73) salah satunya.

Menurutnya, ia sangat mendukung pemerintah dalam hal ini Pemkot Palembang dalam pembangunan pedesterian tersebut.

"Jadinya kan cantik dan penjualan toko tidak terganggu malah lancar. Tapi perlu diperbaiki itu saat hujan bisa banjir. Saluran airnya tidak lancar dan tergenang," ujar pegawai salah satu toko ini.

Namun ada juga sebagian pemilik toko yang merasa terganggu dengan adanya pembangunan pedesterian tersebut.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved