Trotoar di Palembang Ini Dipercantik Mirip Seperti di Singapura
Awalnya bisa dilewati tiga kendaraan sekarang hanya dua kendaraan dan jaraknya yang berdekatan antar kendaraan.
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Iswahyudi
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Trotoar sepanjang Jalan Jendral Sudirman dari depan Cinde sampai Masjid Agung dipercantik dan dibuat khusus bagi pejalan kaki.
Tidak hanya nyaman bagi pejalan kaki tapi juga jadi tempat nongkrong anak muda saat malam hari.
Trotoar yang dulunya sempit dan tidak terawat disulap jadi pedesterian yang membuat siapapun berdecak kagum.
"Saya baru seminggu di Palembang dan sekarang sudah sangat maju, tiap sudut kota ditata rapi seperti trotoar Sudirman yang dulunya banyak keramik lantai pevah sekarang licin mengkilap," kata Jason (25), warga Jakarta yang berlibur di Palembang saat diwawancarai Tribun.
Jason mengatakan, harusnya setiap trotoar dibuat pedesterian. Sehingga tidak hanya di Sudirman saja.
"Harusnya merata setiap jalan trotoarnya disulap jadi lebih baik lagi dan tertata rapi. Ada kursinya ada tempat sampah dan ada tamannya," katanya.
Hal yang sama juga diutarakan Anneke (20), warga Bukit Kecil. Menurutnya, pedesterian sangat diperlukan masyarakat Kota Palembang.
"Setahu saya dulu kan trotoar Sudirman itu sempit dan rusak, tidak nyaman untuk pejalan kaki bahkan ada sepeda motor yang parkir di trotoar. Kalau sekaranv kan luas, ada kursinya dan bisa jadi tempat main anak-anak," ujarnya.
Saat Tribun melakukan pengecekan, baru sebagian trotoar yang diperbaiki, yakni trotoar di Jalan Sudirman seberang Cinde sampai simpang JM yang dikenal pedesterian dan dibuka setiap hari Jumat dan Sabtu malam.
Sedangkan trotoar dari depan Bank Mandiri Cinde sampai Masjid Agung masih dalam pengerjaan.
Begitu juga trotoar dari Simpang JM seberang IP sampai Restoran Martabak Har mulai dibangun dan direnovasi.
Yanto (45), pengawas pekerja pembuatan trotoar dari PT Meraksa Raya menuturkan pengerjaan trotoar sudah dimulai dari bulan Maret 2016.
"Sekarang sudah selesai dan dibuka tiap Jumat dan Sabtu malam itu. Itu contoh awal pedesteriannya dan sekarang lanjutannya dibuat sepanjang totalnya 1,5 kilometer," katanya pada Tribun disela kegiatan mengawas.
Yanto mengatakan usai selesai tahap pertama dan diserahterimakan kepada Pemkot Palembang, dilanjutkan tahap kedua dan pembangunannya sudah dimulai dari Maret 2017.