Kisah Anak-anak Presiden yang Seperti Dongeng, Bapak Kaya Raya Tapi Anaknya Malah Pilih Begini
Cerita tentang Kaesang tak mau memanfaatkan jabatan ayahnya, Presiden Joko Widodo, sebenarnya bukan yang pertama.
Gibran menuruni minat wirausaha dari Jokowi yang dulunya adalah pengusaha mebel. Namun, Gibran lebih menggeluti dunia kuliner karena dia melihat ada peluang lebih yang bisa diberikannya.
"Pikirannya waktu itu bapak punya Gedung Graha Saba, sudah belasan tahun berdiri, tetapi enggak punya katering. Punya gedung, tetapi enggak punya katering itu salah kaprah. Jadi, begitu saya pulang, saya bikin katering, simpel," ucap dia.
Saat memulai bisnisnya bersama Chilli Pari, Gibran mengaku kerap didatangi pegawai-pegawai negeri sipil yang hendak mendekati bapaknya.
"Banyak orang datang, PNS, bilang begini ke saya, 'Mas, gampang kalau Chilli Pari berdiri, masukin ke Pemkot Solo, semua orderan akan masuk'," cerita Gibran.
Mendapat tawaran itu, Gibran bukannya tergiur. Dia langsung memerintahkan bagian marketing untuk menolak semua pesanan dari Pemkot Solo.
Banyak yang heran dengan sikap yang diambil Gibran itu. Namun, Gibran tak peduli karena pada kenyataannya Chilli Pari masih tetap eksis sampai sekarang.
Saat Jokowi menjadi Wali Kota Solo, bapaknya itu memang berpesan kepada Gibran. Namun, sebagai anak, dia pun tahu diri untuk tidak mengganggu urusan ayahnya dengan bisnis yang dia lakukan.
"Masih banyak pasar yang lain di luar Pemkot itu. Saya jualan makanan, jualan taste, bukan jualan Gibran anaknya Jokowi. Mereka pesan karena pelayanan dan rasanya," kata Gibran.

Anak Jokowi Ke Manado Tanpa Kawalan, Naik Pesawat Ekonomi, Lalu Disambung Mobil Rental
Anak presiden sebenarnya punya hak dikawal Pasukan Pengamanan Presiden.
Namun Gibran Rakabuming, si anak sulung, menolak kawalan istimewa.
Alkisah, Putra sulung Presiden RI Joko Widodo, Gibran Rakarumbing Raka, mengunjungi Manado untuk melihat perkembangan bisnis martabak Markobar miliknya, Sabtu (10/12/2016).
Menariknya, bukannya memilih pesawat dengan kursi kelas satu, Gibran mengaku hanya naik pesawat Lion Air kelas ekonomi.
Bukan cuma itu saja. Selama berada di Manado Gibran lebih memilih naik mobil rental.
Mobil rental yang disewa Gibran adalah jenis Toyota Avansa bernomor polisi DB 1157 MJ berwarna merah tua.