Peluk Guci Keinginan Terkabul
Heboh, Peluk Guci Ini Keinginan Bisa Terkabul
"Coba baca Alfatihah, setelah itu nanti coba dipeluk guci ini," ucap Nek Amna sembari meneteskan minyak ke dalam guci.
TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU - "Banyak orang sudah datang kemari, dari mana-mana, tidak tahu siapa yang memberitahu, tiba-tiba datang saja," ungkap Nek Amna (68), sembari menaiki anak tangga rumahnya di Desa Medak, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Muba.
Sejumlah orang sengaja mendatangi kediaman Nek Amna untuk memeluk guci tua peninggalan abad 14-16 Masehi.
Mereka percaya apabila mampu memeluk guci itu maka semua keinginan bisa tercapai.
Beberapa di antara yang datang untuk menang pada pemilihan kepala desa, lulus tes masuk pegawai negeri, diterima jadi anggota polisi, dan masih banyak niatan lainnya.
Bukan hanya orang Sumsel, ada yang berasal dari Jambi, Riau, Lampung, Jawa, dan luar negeri.
Hujan semalaman hingga pagi di Desa Muara Medak menemani perjalanan Tribun Sumsel mendatangi tempat penyimpanan guci.
Desa ini berada di tepi sungai Medak, masih satu aliran dengan Sungai Lalan. Perjalanan dari Bayung Lencir menggunakan speedboat membutuhkan waktu 30 menit.
Ada sekelompok rumah di sini. Beberapa berbentuk modern, menggunakan lantai keramaik dan dinding bata.
Tetapi masih ada juga beberapa rumah panggung dengan arsitektur khas, sepertinya melayu, dengan atap berbentuk limas.
Rumah tempat penyimpanan guci ini berupa bangunan panggung. Rumah bewarna manggis ini masih kokoh dan tampak terawat.
Langkah Nek Amna semakin cepat berjalan menuju sebuah ruangan. Seperti kamar, tetapi tidak ada tempat tidur di ruangan berukuran 3x4 meter itu.
Tiba di ruangan, Nek Amna berdiri di sudut. Kemudian memberi hormat sejenak ke arah sebuah benda yang diletakkan di atas meja. Benda itu berbalut kain warna merah dan putih.
"Ini gucinya, yang menemukan ibu saya," katanya sembari menggendong benda itu dan diledakkan di lantai kayu tepat di tengah ruangan .
Ia perlahan membuka balutan kain yang menutupi benda seukuran galon itu. Benda berwarna cokelat tua terlihat.
Sesaat kemudian tangannya berulangkali mengusap bagian mulut guci.