Kaleidoskop 2016

Januari: Di Kampung Ini Hampir Semua Anaknya Tak Bisa Membaca dan Berhitung

Selepas mengucap angka 13, Alamsyah terdiam. Dia tak mengenal angka 14 dan seterusnya. "Tidak bisa," katanya.

Januari: Di Kampung Ini Hampir Semua Anaknya Tak Bisa Membaca dan Berhitung
Youtube
Kisah Alamsyah Anak Kampung Nelayan Hanya Bisa Berhitung Sampai Angka 13 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - "Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan, sembilan, sepuluh, sebelas, dua belas, tiga belas," Alamsyah, bocah umur sepuluh tahun, mencoba berhitung.

Dia menggunakan jari tangannya sampai hitungan kesepuluh dan melanjutkannya dengan nada ragu.

Selepas mengucap angka 13, Alamsyah terdiam. Dia tak mengenal angka 14 dan seterusnya. "Tidak bisa," katanya.

Tribun Sumsel meminta dia untuk membaca.

Bocah di kampung nelayan Desa Jurutaro, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin, itu menggelengkan kepala.

"Pernah diajarkan bapak, tapi tidak bisa, malah kena marah," ucapnya.

Alamsyah sama sekali tak mengenal huruf.

Dan dia bukan satu-satunya anak buta huruf di kampung nelayan itu. Hampir seluruh anak tak bisa membaca dan berhitung.

Entah bagaimana mereka akan menghadapi persaingan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Jarum jam menunjuk pukul 09.00 WIB. Tidak ada tanda-tanda anak di kampung nelayan di Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin, untuk berangkat ke sekolah. Termasuk Alamsyah dan adiknya Rizki (5).

Halaman
123
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved