Mobil Pemborong Dipecah Kawanan Bandit

Beruntung akibat kejadian itu tidak ada kehilangan uang tunai namun berkas untuk pencairan dana proyek bersama buku tabungan raib digondol bandit

Penulis: Edison | Editor: Hartati
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Petugas kepolisian sektor (Polsek) Prabumulih Timur ketika memeriksa kaca mobil yang dipecah kawanan bandit, Jumat (18/11/2016). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Aksi bandit spesialis pecah kaca kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Prabumulih Timur.

Kali ini sebuah mobil Daihatsu Ayla plat profit warna abu-abu BG 1782 XL milik Sugianto (48) warga Desa Tanjung Raya Kecamatan Rambang Kabupaten Muaraenim, menjadi korban bandit pecah kaca.

Peristiwa pecah kaca dengan dua pelaku menggunakan motor besar ini terjadi di rumah kerabat Sugianto di Jalan Dian Relly Tower TVRI Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur, Jumat (18/11/2016) sekitar pukul 08.00.

Beruntung akibat kejadian itu tidak ada kehilangan uang tunai namun berkas untuk pencairan dana proyek bersama buku tabungan raib digondol bandit pecah kaca.

Informasi berhasil dihimpun, peristiwa bandit pecah kaca itu bermula ketika Sugianto bersama adik iparnya Mardin dari Desa Tanjung Raya Kecamatan Rambang menuju rumah Feri di Jalan Dian Relly Tower Kecamatan Prabumulih Timur.

Selanjutnya setelah sampai di kediaman Feri, Sugianto dan adik iparnya masuk ke rumah guna membicarakan masalah proyek serta pencairan dana proyek di salah satu bank di Muaraenim.

Ketika tengah asik berbincang, tiba-tiba istri Feri yang keluar rumah berteriak ada maling membongkar mobil.

Sontak hal itu membuat Sugianto berserta adik iparnya bersama seisi rumah berbondong keluar melihat dan memastikan apa yang terjadi.

Saat itu istri Feri melihat dua pemuda menggunakan motor besar memecahkan kaca mobil dan langsung kabur ketika melihat pemilik rumah dan pemilik mobil mengejar.

Setelah diperiksa kaca bagian belakang kanan mobil Daihatsu Ayla milik Sugianto sudah pecah dan tas berisi berkas-berkas proyek didalamnya telah raib dibawa kabur kawanan bandit.

"Memang kami dari rumah mau ke rumah Feri mengurus berkas proyek, kami bawa tas dan ketika masuk rumah tidak diturunkan. Tiba-tiba baru masuk rumah dan ngobrol ada yang berteriak maling, lalu setelah dilihat ternyata kaca mobil pecah dan tas berisi berkas-berkas hilang," ungkap Sugianto didampingi Yuki yang merupakan adik Feri ketika melapor ke Mapolsek Prabumulih Timur.

Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Sugeng Pranoto melalui Kanit Reskrim, Aiptu Rikiyanto Atmaja mengatakan, korban sudah melapor ke polsek.

"Korban sudah melapor dan sudah kami mintai keterangan, kita akan terus lakukan penyelidikan dan mengejar para pelaku," tegasnya. (eds)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved