3 Tahun Menabung Rp 2000, Ahok Bisa Belikan Motor Buat Anaknya

Perjuangan selama 3 tahun menabung dengan niatan memang ingin membeli motor siapa sangka hasil uang tabungan sehari Rp 2.000 dan lama kelamaan menjadi

Facebook

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - SEMPAT menjadi viral di media sosial gara-gara membeli motor matic dengan uang kertas Rp 2 ribu dengan total pembelian sejumlah Rp 15.670.000.

Siapa sangka ternyata uang sebanyak ini dengan lembaran dua ribuan merupakan tabungan anak-anak dari Ahok selama tiga tahun.

Perjuangan selama 3 tahun menabung dengan niatan memang ingin membeli motor siapa sangka hasil uang tabungan sehari Rp 2.000 dan lama kelamaan menjadi bukit ini membelikan motor untuk anaknya.

Dengan uang tabungan mereka secara tunai di dealer motor Honda yakni, CV Lestari Motorindo Jalan A Yani No 200-201 Kertapati Palembang.

Dibincangi Tribun pria bernama Tionghoa Ong Chai Hok dan dikenal dengan nama Indonesia Hasan Setiawan serta akrab dipanggil Ahok ini pun tak menyangka.

Karena dia membeli satu unit motor matic bisa menjadi sebuah fenomenal di Kota Palembang.

Ahok (kiri) membeli motor matic dengan membayarnya secara kas menggunakan uang Rp 2 ribuan
Ahok (kiri) membeli motor matic dengan membayarnya secara kas menggunakan uang Rp 2 ribuan total Rp 15.670.000

Padahal menurutnya membeli motor ini karena ketidaksengajaan.

Ahok menuturkan sebelum membeli motor, dia sempat menunggu ban mobilnya diganti di bengkel tepat di sebelah dealer motor CV Lestari Motorindo.

Saat bosan menunggu, dia mampir ke dealer motor ini dan sempat bertanya ke salah satu Staff Marketing Counter CV Lestari Motorindo, Sofian.

"Awalnya pak Ahok itu bertanya beberapa motor yang kita jual beserta harganya."

"Dan setelah ngobrol panjang lebar tidak lama kemudian dia setuju untuk membeli satu unit motor Beat dengan harga Rp 15.670.000."

"Uang pun kita ambil langsung di rumahnya di kawasan Jalan Pangeran Ratu Jakabaring," ujar Sofian, Rabu (2/10).

Lanjutnya, setelah semua deal , Senin (31/10), Ahok menghubungi Sofian memberitahu untuk membeli satu unit motor matic.

Dan motor pun diatarkan langsung ke rumah Ahok, siapa sangka ternyata Ahok dan istrinya membayar secara tunai dengan uang Rp 2.000.

Setelah di total jumlah lembaran uang tersebut sebanyak 7.585 lembar dan selama 5 jam juga staff di dealer ini menghitung kembali uang yang dibayarkan Ahok dan istrinya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved