WNI Disandera Kelompok Abu Sayyaf

Pembebasan Sandera Abu Sayyaf Buah Keberhasilan Operasi Intelijen TNI

Kami juga upayakan pembebasan sandera lainnya

Editor: M. Syah Beni
Tribun Lampung/Wakos Gautama
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengunjungi Korem 043/Garuda Hitam, Lampung, Selasa (26/4/2016), dalam rangka memberikan pengarahan kepada para prajurit dan PNS. 


Presiden Joko Widodo mengapreasiasi pembebasan sepuluh WNI dari militan Abu Sayyaf. Mantan Wali Kota Solo itu pun berterima kasih terhadap pemerintahFilipina yang telah membantu membebaskan WNI dari Abu Sayyaf.


"10 WNI ABK tersebut dalam keadaan baik dan perlu saya sampaikan bahwa banyak sekali pihak yang telah bekerjasama untuk membantu proses upaya pembebasan ini baik formal maupun tidak formal. Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada pemerintah Filipina karena tanpa kerja sama yang baik belum tentu bisa terwujud," ucap Jokowi.


Selain berupaya membebaskan sandera asal WNI, pemerintah juga berupaya mengamankan perbatasan air dan wilayah.


"Kami juga upayakan pembebasan empat ABK lainnya. Keamanan di perbatasan air dan wilayah sekitarnya juga masih penting. Oleh karena itu, akan diadakan pertemuan pada tanggal 5 Mei ini antara Indonesia, Malaysia dan Filipina," urainya.


Pertemuan pemerintah Indonesia danFilipina bakal berlangsung di Jakarta. Pertemuan itu dihadiri Menlu RI, Malaysia dan Filipina. Selain mereka ada pula Panglima TNI, petinggi militer Malaysia dan Filipina.


Menlu Retno Marsudi mengemukakan, pembebasan WNI melibatkan semua pihak. Tidak hanya diplomasi antar pemerintah, upaya pembebasan juga menyertakan jaringan-jaringan informal.


"Semua komunikasi dan jaringan kita buka, semua opsi kita buka dengan satu tujuan untuk mengupayakan pembebasan 10 WNI kita. Syukur alhamdulillah upaya ini berhasil. Sekali lagi terima kasih atas doa dari seluruh bangsa Indonesia untuk proses yang berlangsung selama satu bulan ini," ucapnya. (tribunnews/nic)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved