WNI Disandera Kelompok Abu Sayyaf

Pembebasan Sandera Abu Sayyaf Buah Keberhasilan Operasi Intelijen TNI

Kami juga upayakan pembebasan sandera lainnya

Editor: M. Syah Beni
Tribun Lampung/Wakos Gautama
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengunjungi Korem 043/Garuda Hitam, Lampung, Selasa (26/4/2016), dalam rangka memberikan pengarahan kepada para prajurit dan PNS. 

TRIBUNSUMSEL.COM- Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memastikan pembebasan sepuluh warga negara Indonesia yang disandera militan Abu Sayyaf berkat operasi intelijen.


Operasi intelijen TNI itu memudahkan pembebasan sepuluh WNI.


"Di dalamnya ada TNI, operasi di bawah operasi intelijen TNI," ujar Gatot saat jumpa pers di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (1/5/2016).


Kendati bebas berkat operasi intelijen, Gatot mengemukakan, operasi intelijen pembebasan WNI dari militan Abu Sayyaflebih mengutamakan keselamatan sandera.


"Kita mengutamakan keselamatan para sandera dan ini kata kunci," ungkapnya.


Menurutnya, pihak TNI tengah membebaskan empat WNI yang tengah disandera militan Abu Sayyaf.


"Tidak lama lagi 4 WNI bisa kita bebaskan dengan selamat," ujarnya.


10 WNI yang dilepaskan Abu Sayyaf adalah ABK kapal Brahma 12 yang menarik kapal tongkang Anand 12. Sedangkan empat ABK yang masih disandera merupakan ABK kapal Henri yang menarik kapal tongkang Christi.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved