Gadis Muda Ini Disiksa Pria Bertopeng, Ancam Dibunuh dan Diperkosa

Tengah asik mendengarkan lagu melalui handphone (hp) miliknya. Tiba-tiba ia dikejutkan dengan kedatangan pria bertopeng.

TRIBUNSUMSEL.COM/SLAMET TEGUH RAHAYU
Lindra saat terbaring di IGD RSUD Palembang Bari, Senin (15/2/2016) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Lindra Ayu (20), warga Jalan OPI Raya Kelurahan 15 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU) I ini harus terbaring lemas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumas Sakit Umum Daerah (RSUD) Palembang Bari.

Diduga karena masalah percintaan, Lindra harus‎ menjadi korban penganiayaan pria bertopeng, Senin (15/2) siang.

Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut bermula saat ia tengah berada seorang diri di rumahnya.‎

Tengah asik mendengarkan lagu melalui handphone (hp) miliknya.

Tiba-tiba ia dikejutkan dengan kedatangan pria bertopeng.

"Saya terkejut ketika dia datang, saya langsung diikat dan kepala saya dibenturkan di dinding."

"Dia juga mengancam akan membunuh saya dan keluarga saya," ujarnya saat dibincangi Tribunsumsel di RSUD Palembang Bari.

Namun anehnya, pelaku tak mengambil barang-barang berharga yang ada di kediaman Lindra.

Pelaku hanya menggunakan HP milik Lindra untuk berkomunikasi dengan Riski, yang tak lain adalah pacar Lindra.

"‎Dia BBM Riski agar menjauh dari saya. Kalau tidak saya akan dibunuh dan diperkosa," katanya.

Usai menghubungi Riski, pelaku langsung membanting HP milik Lindra, dan langsung kabur tanpa mengambil satu barang berhargapun.‎

Tak lama berselang, Riski langsung datang ke kekediaman Lindra dan membawanya ke rumah sakit.

Atas kejadian tersebut, Lindra harus mengalami luka lebam di wajahnya dan luka sayatan dilengannya.

"Saya tidak kenal sama pelaku pak, saya masih takut," ungkapnya.

Sedangkan ibu Lindra, Emi (35), ketika ditemui mengatakan, akibat kejadian tersebut tak ada barang-barang di rumahnya yang hilang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved