Ari Dibegal Saat Berhenti di Depan ATM

Atas kejadian tersebut, membuat Ari akhirnya membuat laporan ke Polresta Palembang.

Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM/SLAMET TEGUH RAHAYU
Arifuddin saat melapor ke Polresta Palembang, Selasa (3/11/2015) 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Slamet Teguh Rahayu

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pelaku kejahatan jalanan kembali beraksi di kota Palembang.

Kali ini yang menjadi korbannya ialah M Arifuddin (28) yang tercatat sebagai warga Jalan Pertahanan Kelurahan 16 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU) II.

Ia terpaksa mengikhlaskan sepeda motor kesayangannya dibawa kabur oleh kawanan begal, Selasa (3/11/2015) dinihari.

Atas kejadian tersebut, membuat Ari akhirnya membuat laporan ke Polresta Palembang.

Dihadapan petugas, Ari menceritakan, peristiwa itu berlangsung saat ia hendak mengambil uang di sebuah Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dikawasan Jalan POM IX, tepatnya di depan rumah sakit Siloam.

"Saya baru pulang dari rumah sakit Siti Khodijah. Ada keluarga yang sakit, jadi saya yang menjaga. Karena kehabisan uang untuk mengisi bensin, jadi saya mengambil uang dulu di ATM itu," ujarnya saat memberikan keterangan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Ari menambahkan, saat berhenti di depan ATM tersebut, ia dihampiri oleh dua orang pelaku yang tidak dikenalnya.

Tanpa banyak bicara, satu dari dua orang pelaku tersebut lalu mengeluarkan senjata tajam (sajam) berjenis pisau, dan menodongkannya kearah Ari.

Ketakutan, Aripun mencoba menghindari para pelaku tersebut.

"Saya masih diatas motor ketika itu. Saat ditodongkan pisau, saya langsung melompat, menghindar. Tapi saya lupa kalau kunci motor masih tersangkut di motor," katanya.

Melihat Ari sudah menjauh, para pelakupun langsung membawa kabur sepeda motor Honda Beat BG 6615 NI miliknya.

Ari mengaku baru bisa pulang, setelah ia menghubungi keluarganya, dan akhirnya membuat laporan ke Polresta Palembang.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved