PDAM Siapkan Air Gratis Untuk Masyarat Pasca Musim Kemarau Panjang

"Karena lokasi pembangunan pipa dekat maka kita geser pengaliran. Itulah penyebab adanya gangguan aliran air PDAM di daerah tersebut,

Laporan wartawan Tribunsumsel.com,  Retno Wirawijaya

TRIBUNSUMSEL.COM, BATURAJA-Kemarau panjang yang melanda Bumi Sebimbing Sekundang, menyebabkan Sungai Ogan surut menjadi perhatian khusus PDAM Ogan Komering Ulu (OKU).
Banyaknya, keluhan masyarakat kekurangan air bersih ini, pihak pemerintah melalui PDAM menyiapkan air gratis.
Hal ini ditegaskan, Direktur PDAM OKU, Abi Kusno saat dibincangi Tribun Sumsel di Kantornya, Kamis (8/10).

"Kami PDAM menyadari memang ada beberapa wilayah gangguan saluran air bersih. Untuk itu kami memberikan air gratis kepada layanan pelanggan," kata Abi Kusno.

Akhir-akhir ini kata Abi Kusno memang ada beberapa wilayah yang mengalami gangguan aliran air dari PDAM. Misalnya di Kelurahan Sukajadi. Hal ini disebabkan, karena ada pembangunan IPA Instalasi air bersih.
"Karena lokasi pembangunan pipa dekat maka kita geser pengaliran. Itulah penyebab adanya gangguan aliran air PDAM di daerah tersebut," kata Abi Kusno, sudah dua mingguan ini gangguan terjadi.
"Sekarang ini sudah bagus dan normal," katanya.

Abi menjelaskan, alhamduillah pertumbuhan pelanggan PDAM semakin tinggi. Buktinya sampai saat ini ada 100 pelanggan. Total pelanggan PDAM OKU sampai saat ini mencapai 13.000. Angka ini hampir menembus target penambahan pelanggan mencapai 13.500 sampai akhir tahun 2015 ini.

"Mudah-mudahan tercapai target. Apalagi kita melakukan penambahan pembangunan 2 pipa di Rs Sriwijaya," katanya.

Pantauan Tribun Sumsel dilapangan, aliran air bersih PDAM OKU di Kelurahan Sukajadi mengalami gangguan selama dua minggu terakhir. Kondisi ini menyebabkan, warga kekurangan air. Untuk memenuhi kebutuhan warga membeli air tetmon minimal mengeluarkan uang Rp 70.000 perhari.

"Tapi untuk kali ini kami tidak kebagian. Terpaksa untuk mencuci pakaian kami menggunakan jasa laundri. Untuk hari ini saja kami mengeluarkan uang Rp 90.000 untuk 15 kilogram pakaian," kata Iin warga sukajadi.

Sementara di Gotong Royong, Kel Kemalaraja, aliran air lancar. Tidak ada keluahan warga di daerah tersebut." Alhamduillah di daerah kami aliran air lancar. Air yang mengalir juga bening. Semogan ini berkelanjutan dan PDAM mampu meningkatkan layanan yang sudah baik ini, jauh menjadi lebih baik. Sehingga adanya PDAM OKU, dirasakan masyarakat secara maksimal," katanya.

Tags
baturaja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved