Suami Hajar Ibu Guru Usai Rapat UN
Rapat menjelang pelaksanan ujian nasional online di sebuah SMK di Jombang menjadi petaka bagi Yayuk Trisnani (45), warga Desa Kepuhkembeng, Kecamatan
TRIBUNSUMSEL.COM, JOMBANG – Rapat menjelang pelaksanan ujian nasional online di sebuah SMK di Jombang menjadi petaka bagi Yayuk Trisnani (45), warga Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Jombang.
Karena dipicu rapat persiapan ujian nasional itu, Santoso tak terima. Ia pun kalap hingga melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) begitu istrinya, Yayuk, sampai ke rumah.
Namun, Santoso tidak hanya sekali itu menjadikan Yayuk sebagai pelampiasan kekerasannya. Menurut penturuan Yayuk, suaminya berkali-kali berbuat kekerasan.
Karena tak kuat dengan perlakuan kasar suaminya. Ibu guru itu melaporkan tindakan Santoso ke kepolisian. “Laporan dari korban sudah kami terima. Selanjutnya, kami akan memanggil terlapor guna dimintai keterangan," ujar Kasubag Humas Polres Jombang, AKP Lely Bahtiar, Jumat (10/4/2015).
Berdasarkan laporan korban, kasus KDRT kerap menimpa Yayuk. Yayuk mengaku sering mengalami kekerasan fisik dari sang suami. Pemicu pertengkaran, Santoso cemburu dengan menuding Yayuk berselingkuh.
Puncaknya, pada Kamis (9/4/2015) lalu, Yayuk rapat persiapan ujian nasional di sekolahnya. Ketika rapat belum usai, Yayuk menerima telepon dari Santoso.
Dalam percakapan lewat ponsel itu, Santoso meminta agar istrinya segera pulang. Karena rapat belum selesai, terjadi adu mulut lewat ponsel. Baru sekitar pukul 14.00 WIB, Yayuk kembali ke rumah.
Namun kedatangannya bukan disambut hangat sang suami. Justru sebaliknya, mereka kembali pertengkaran. Emosi keduanya sama-sama memuncak. Pasangan suami istri ini pun bertengkar.