Berita Muara Enim

Pembangunan Tol Muara Enim-Lubuklinggau dan Indralaya Muara Enim Dimulai, Panjang 233 Km

Menteri PUPR RI Basuki Mudimuljono melaksanakan ground breaking pembangunan jalan Tol Muaraenim-Indralaya dan Muaraenim- Lubuk Linggau

Pembangunan Tol Muara Enim-Lubuklinggau dan Indralaya Muara Enim Dimulai, Panjang 233 Km
Tribun Sumsel/ Ika Anggraeni
Penandatanganan perjanjian pengusahaan Jalan TOL (PPJT) ruas jalan TOL Muaraenim-Simpang Indralaya dan Ruas Jalan TOL Muaraenim-Lubuk Linggau, Selasa (9/4/2019) 

TRIBUSUMSEL.COM, MUARAENIM- Menteri PUPR RI Basuki Mudimuljono melaksanakan ground breaking pembangunan jalan Tol Muaraenim-Indralaya dan Muaraenim- Lubuk Linggau, Selasa, (9/4/2019).

Ground breaking dilaksanakan di Desa Kepur Kabupaten Muaraenim.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Gubernur Sumsel Herman Deru, Kepala Badan Pengatur Jalan TOL (BPJT) Danang Parikesit, Bupati Muaraenim Ahmad Yani, Wabup, Nurul Aman, Anggota DPR RI, Wahyu Sanjaya.

Ground breaking ini ditandai dengan penekanan sirine dan dijalankannya alat berat secara simbolis sebagai tanda akan dimulainya pembangunan jalan tol tersebut.

Jumlah Keluarga Miskin Menurun Tapi Dana Bantuan PKH Untuk Sumsel Naik Jadi Rp 2,28 Triliun

Meski Hujan, Febrita Lustia Minta Pemecahan Rekor MURI Apel Perempuan Tetap Terselenggara

Kepala Badan Pengatur TOL (BPJT), Danang Parikesit dalam sambutnya mengatakan, pembangunan jalan Tol dari 233 km yang terdiri dari dua seksi yakni Muaraenim-Lubuk Linggau dengan panjang 114.5 km dan Muaraenim-simpang Indralaya 119 km.

"Kalau selama ini Muaraenim-Indralaya ditempuh 4 jam,insyaallah dengan pembangunan jalan TOL ini nantinya Muaraenim-Palembang bisa ditempuh hanya dalam 1,5 jam hingga 2 jam'

"Kedua seksi ini adalah dalam rangkaian pembangunan jalan Tol Palembang-Bengkulu yang rencananya jika semuanya sudah terhubung hal ini dapat mengurangi macet,"katanya.

2 Mahasiswi Jadi Korban Copet Saat Saksikan Kampanye di BKB Palembang, Tak Sadar Tas Sudah Disilet

Ini Penjelasan Hasil Visum Penyebab Nidya Mahasiswi Hukum Unsri Tewas Kecelakaan

Dijelaskan Danang, pembangunan jalan Tol di kedua sesi ini menelan dana sekitar Rp 48 Triliun.

"Untuk investasi Jalan tol Muaraenim-Lahat-Lubuklinggau itu investasinya sebesar Rp 23.790 Triliun. sementara untuk tol Muaraenim-Prabumulih-Indralaya investasinya sebesar Rp 24.107 Triliyun," jelasnya.

Ia juga menjelaskan jalan Tol tersebut akan memiliki sebanyak 6 simpang susun.

"Diantaranya simpang susun Indralaya, Prabumulih, Muaraenim, Lahat/Merapi, Musi Rawas dan Lubuk Linggau, dan untuk pembangunan jalan Tol ini akan dilakukan oleh PT Hutama Karya dengan masa kosesi selama 40 tahun," katanya.

Hasil Final Piala Presiden 2019 Persebaya vs Arema FC : Saling Serang Pertandingan Berakhir Imbang

Pecahkan Teka-teki ? Dengan Berat Hati Naomi Zaskia Ucapkan Selamat Untuk Sule dengan Baby Shima

Ditambahkannya pembangunan jalan tol ini akan dilaksanakan sejak April 2019 dan akan dimulai dari sesi simpang Indralaya dan kami rencanakan ini sudah dapat beroperasi pada Januari 2023.

"Untuk Tol Muaraenim-Lahat-Lubuk Linggau kita rencanakan sudah dapat beroperasi pada Januari 2024," pungkasnya.

Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved