Berita Pagaralam

Puluhan Warga Daftar Ingin Mengadopsi Bayi Dibuang Dalam Kantong Kresek di Pagaralam

Bayi malang yang ditemukan warga sekitar pukul 05.30 itu kini menjadi rebutan banyak orang yang ingin mengadopsinya atau menjadi orang tuanya

Puluhan Warga Daftar Ingin Mengadopsi Bayi Dibuang Dalam Kantong Kresek di Pagaralam
Sripo/ Wawan Septiawan
Kapolres Pagaralam, AKBP Dwi Saksono Puspoaji saat mengunjungi Bayi yang dibuang dan ditemukan warga dalam kantong kresek hitam beberapa hari lalu, Kamis (21/3/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM-Warga Gunung Agung Pauh Kecamatan Dempo Utara Kota Pagaralam sempat dihebohkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kantong kresek hitam di pinggir kali, Selasa (19/3/2019).

Bayi malang yang ditemukan warga sekitar pukul 05.30 itu kini menjadi rebutan banyak orang yang ingin mengadopsinya atau menjadi orang tuanya.

Saat ini bayi tersebut masih dirawat bidan Puskesmas Bumi Agung Dempo Utara atas rekomendasi Dinas Sosial Pagaralam.

Bahkan penemu bayi tersebut, Erlan (48 tahun) juga bersikukuh jika dia yang akan mengadopsi.

Namun sampai saat ini status bayi tersebut belum jelas.

Saat Hendak Buang Air Besar, Warga Pagaralam Temukan Bayi Baru Lahir Dibuang Pakai Kantong Kresek

Nostalgia dan Mengobati Rindu Suasana Tahun 90-an, Datang ke Event 90s Fest Palembang Indah Mall

Sedangkan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikkan terkait orang tuanya dan terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk perawatan dan perlindungan bayi untuk sementara.

"Sudah banyak yang menyampaikan ke kami untuk mengadopsi bayi itu. Tapi kami tidak bisa memutuskan dan kami terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial sambil melakukan penyelidikkan siapa orang tua asli bayi tersebut," ujar Kapolres Pagaralam, AKBP Tri Saksono Puspoaji, Kamis (21/3/2019).

Kapolres mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pengumpulan data untuk mengetahui siapa pelaku pembuang bayi tersebut.

Setelah proses hukum sudah selesai siapapun bisa mengajukan permohonan adopsi.

Promo Giant Seminggu Penuh Sampai 27 Maret, Paket Murah Sirup ABC dan Sarden ABC Rp 32.000

Kronologi Wanita Hamil 2 Bulan Tewas Kecelakaan di Musi 2 Palembang, Mengerem Mendadak Lihat Razia

Kapolres juga mengimbau kepada orang tua bayi untuk segera menyerahkan diri kepada pihaknya.

Bisa menyerahkan diri melalui keluarga atau aparat setempat seperti ketua RT atau ketua RW sebelum nantinya diambil tindakan tegas dan identitas akan dirahasiakan.

"Kami berikan waktu 3x24 jam atau 3 hari dari sekarang untuk menyerahkan diri dan kami jamin identitas akan dirahasiakan," katanya.

Jadwal Liga Perempat Final Champions : ada Pertandingan Ajax vs Juventus dan Liverpool vs FC Porto

Meri Korban Meninggal Kecelakaan di Musi 2 Palembang Sedang Hamil 2 Bulan, Pengantin Baru

Sementara itu kepala Dinas Sosial Kota Pagaralam, Sukman melalui Kepala Bidang Resosdinsos, Buraqqo Bangun mengatakan, pihaknya hanya memfasilitasi sesuai aturan perundang-undangan yang ada, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007 Tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak (PP-PPA) dan Permensos RI Nomor 110/HUK/2009 Tentang Persyaratan Pengangkatan Anak.

"Nanti mekanismenya akan kita koordinasiman bersama Polres dan Pengadilan Negeri Kota Pagaralam," jelasnya.(SP/ Wawan Septiawan)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved