Penipuan Arisan Online di Palembang

Perkembangan Penipuan Arisan Online di Palembang, Belum Terekap Semua Kerugian Rp 1 Miliar Lebih

Sebanyak 62 orang korban penipuan Arisan online Amanah Palembang melaporkan penipuan yang dialami ke SPKT Polresta Palembang, Minggu (10/3/2019).

Perkembangan Penipuan Arisan Online di Palembang, Belum Terekap Semua Kerugian Rp 1 Miliar Lebih
Tribun Sumsel/ Lusi Faradila
Ibu-ibu korban penipuan arisan online melapor ke Polresta Palembang, Minggu (10/3/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Korban penipuan arisan online Amanah Palembang sempat berencana akan kembali mendatangi rumah orang tua kandung sang owner arisan, Selasa (12/3/2019).

Diketahui rumah orang tau owner arisan online Amanah Palembang hanya berjarak sekitar 50 meter dari rumah anaknya yang kini tengah dicari anggota arisan yang ingin uangnya dikembalikan.

Rencana tersebut batal dikarenakan para korban masih akan melakukan diskusi terkait kelanjutan permasalahan tersebut.

Informasi ini didapat Tribunsumsel.com dari DY, seorang korban penipuan arisan online Amanah Palembang.

Video : Waspada Air Pasang Sungai Musi Palembang

Video : Chris Leong dan 20 WNA Terapis Ilegal di Palembang Di Kembalikan Ke Negara Asal

"Iya, awalnya hari ini kita emang mau datang ke rumah orang tua pelaku. Tapi tidak jadi, karena ada beberapa hal yang masih harus kami diskusikan,"katanya.

"Selain itu kita masih dalam tahap mengumpulkan berkas bukti-bukti transfer bayar arisan yang selama ini kami setor ke bandar. Itu untuk memperkuat bukti kami,"jelasnya lagi.

DY mengatakan, sebelumnya para korban telah mendatangi rumah keluarga korban namun tidak ada hasil yang didapat.

Tidak pula didapatkan sama sekali petunjuk keberadaan pelaku yang saat ini menghilang dengan membawa uang arisan yang telah disetor.

62 Orang di Palembang Korban Penipuan Arisan Online Kerugian Rp 1 Miliar, Bandar Pamer Foto Emas

Ibu Bandar Arisan Online yang Bawa Kabur Rp 1 Miliar Jatuh Sakit, Tak Tahan Terus Didatangi Korban

"Kami datangi lagi karena ingin tahu kelanjutannya. Kami sangat ingin kejelasan dari kerugian yang sudah kami alami,"ungkapnya.

Terkait laporan ke polisi, DY mengungkapkan mereka masih menunggu perkembangan dari kelanjutan kasus ini.

"Kami sangat berharap pihak kepolisian segera menemukan pelaku. Kami sebagai korban sangat dirugikan karena penipuan ini. Kami tidak terima uang kami dibawa kabur,"tegasnya.

Sebelumnya diketahui sebanyak 62 orang korban penipuan Arisan online Amanah Palembang melaporkan penipuan yang dialami ke SPKT Polresta Palembang, Minggu (10/3/2019).

Diduga kerugian yang dialami para korban mencapai nilai yang fantastis yakni sebesar Rp 1 Miliar.

Berdasarkan keterangan DY, salah seorang korban, nilai tersebut masih belum terakumulasi seluruhnya. Sebab, masih banyak korban lainnya yang belum melaporkan penipuan yang dialami mereka.

Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved