Video

Video : Chris Leong dan 20 WNA Terapis Ilegal di Palembang Di Kembalikan Ke Negara Asal

Chris Liong bersama 19 warga negara asing yang pernah ditangkap Intelejen Kemenkumham Sumsel,ternyata sudah dipulangkan pihak Kantor Imigrasi Klas 1 P

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -Chris Liong bersama 19 warga negara asing yang pernah ditangkap Intelejen Kemenkumham Sumsel, ternyata sudah dipulangkan pihak Kantor Imigrasi Klas 1 Palembang.

Pemulangan Chris Liong bersama 19 WNA lainnya, sudah dilakukan pada Minggu (10/3/2019) lalu. Mereka, di pulangkan atau deportasi dari Palembang menuju ke Jakarta. Nantinya, dari Jakarta baru dipulangkan ke Malaysia.

Kepala Kantor Imigrasi Klas 1 Palembang Hasrullah didampingi Kepala seksi Intelijen dan penindakan Kantor Imigrasi Palembang Raja Ulul Azmi menuturkan, deportasi yang dilakukan terhadap Chris Liong dan 19 orang lainnya memang telah dilakukan Minggu (10/3/2019) lalu.

Hal ini dilakukan, karena tidak cukup bukti untuk menjerat Chris Liong dan 19 orang lainnya ke arah pidana.

Terlebih, kurangnya bukti yang kuat untuk melanjutkan berkas ke proses hukum selanjutnya.

"Dari penyelidikan yang dilakukan, tidak menemukan bukti mereka melakukan komersil. Mereka ini, memang membuka praktek terapi pijat akan tetapi tidak mengambil biaya."

"Ada uang yang diberikan pasien, tetapi itu disumbangkan untuk sosial di negaranya. Itu yang sulit dibuktikan," ujarnya, Selasa (12/3/2019).

Kesulitan untuk pembuktian mereka melakukan tindakan komersil dengan mendatangkan saksi itu sangat sulit dilakukan.

Sehingga, dari proses penyelidikan yang awalnya diduga kuat melakukan tindakan komersil tidak bisa dibuktikan.

Dari itulah, hasil rapat yang dilakukan Kantor Imigrasi Klas 1 Palembang terhadap Chris Liong dan 19 orang lainnya dan sudah sesuai dengan prosedur hukum yang ada mereka tidak bisa dikenakan pidana dan harus dilakukan penghentian penyidikan.

Halaman
12
Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Abriansyah Liberto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved