Anggota Dewan: Defisit BPJS Kesehatan Dipicu Masyarakat Kurang Sadar Kesehatan

Kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan menjadi salah satu penyebab defisit yang dialami BPJS Kesehatan

Anggota Dewan: Defisit BPJS Kesehatan Dipicu Masyarakat Kurang Sadar Kesehatan
Instagram
Ilustrasi. 

Anggota Dewan: Defisit BPJS Kesehatan Dipicu Masyarakat Kurang Sadar Kesehatan

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan menjadi salah satu penyebab defisit yang dialami Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota DPR RI Komisi IX, Irma Suryani saat menghadiri acara peresmian kantor Kedeputian Wilayah Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung dan Bengkulu BPJS Kesehatan, Jumat (11/1/2019).

"Masih banyak masyarakat yang belum tergabung dalam anggota BPJS Kesehatan. Alasanya banyak masyarakat yang tidak tahu cara daftar dan manfaat dari BPJS itu sendiri," ujarnya.

Ia mengatakan BPJS Kesehatan ini penting selain untuk mensejahterakan keluarga juga mensejahterakan bangsa Indonesia.

"Inilah menjadi PR kita bersama untuk mensosialisasikan ini," kata dia.

Irma mengatakan berapapun besar dana yang diberikan untuk pemerintah Provinsi pasti kurang jika masyarakat tidak menjaga kesehatan.

"Kita harus jemput bola untuk menggaet masyarakat untuk jadi anggota BPJS Kesehatan," ungkapnya.

Gubernur Sumsel, Herman Deru mengajak kepada seluruh rakyat Sumsel khususnya dengan kesadaran membayar iuran BPJS dan yang belum bergabung untuk menjadi anggota BPJS Kesehatan.

"Saya salut dengan BPJS Kesehatan ini tahan banting walaupun defisit masih tetap mampu," jelas dia.

HD meminta agar pelayanan BPJS bisa jemput bola untuk menambah kepesertaan.

Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved