Berita OKU
Tambah Percaya Diri, ASN di Pemkab OKU Sekarang Pakai Tanda Pangkat di Seragam
Hampir semua ASN bertugas di OKU sudah mulai mengenakan tanda pangkat di masing-masing seragam mereka.
TRIBUNSUMSEL.COM, BATURAJA-Sejak beberapa hari terakhir penampilan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terlihat sedikit berbeda.
Ada tampilan baru di seragam yang dikenakan oleh ASN.
Tampilan baru tersebut terlihat pada bagian pundak.
Terdapat tanda pangkat tersemat di pundak kiri dan kanan para ASN.
Hampir semua ASN bertugas di OKU sudah mulai mengenakan tanda pangkat di masing-masing seragam mereka.
"Kalau pangkatnya beli sendiri belum ada dari kantor," kata seorang ASN, Senin (17/12/2018).
• Heboh Dokter Dipukuli di RS Muara Rupit Muratara, Diduga Keluarga Pasien Kesal Pelayanan Lamban
• Meski Berbahan Kardus, Kotak Suara Tahan Beban 100 Kg, Ini Buktinya
Sekretaris Daerah (Sekda), Kabupaten OKU Dr Drs H Achmad Tarmizi SE MT MSI membenarkan jika saat ini seluruh ASN di OKU diwajibkan menggunakan tanda kepangkatan di seragam yang mereka kenakan.
"Hal ini sesuai dengan surat edaran Gubernur dan Bupati OKU," Kata Tarmizi saat dibincangi wartawan usai menghadiri paripurna DPRD OKU, Senin (17/2).
Menurut Tarmizi, Untuk di OKU penggunaan tanda kepangkatan di seragam ASN ini telah diberlakukan sejak 26 november 2018 yang lalu.
"Kalau diprovinsi sudah sejak september lalu. Tanda kepangkatan ini dipakai ketika menggunakan seragam kuning kaki yakni setiap hari Senin dan Selasa."
"Penggunaan tanda pangkat ini untuk keseragaman ASN, selain itu untuk menambah kepercayaan diri serta meningkatkan kedisiplinan ASN," katanya.
• Daftar Hasil Undian (Drawing) Babak 16 Besar Liga Champions Lengkap dengan Jadwal Pertandingan
• Gubernur Herman Deru Dorong Percepatan Hilirisasi Batubara di KEK PTBA
Ditanya Apakah tanda kepangkatan ini akan dilakukan pengadaan dan dibagikan kepada ASN, Tarmizi mengatakan untuk saat ini pengadaan tanda pangkat ini masih dari pribadi ASN,
Namun tidak menutup kemungkinan akan dilakukan pengadaan untuk tahun depan.
"Kita lihat anggaran. Akan kita kaji dulu," katanya.(rws)