CPNS 2018

Jelang Penutupan Pendaftaran CPNS-Pelamar di Prabumulih 2.700 Orang, Jalur Honorer Baru Satu Orang

Formasi pendaftaran CPNS Prabumulih paling banyak diikuti oleh umum, sementara pendaftar formasi honorer hanya satu orang mendaftar

Jelang Penutupan Pendaftaran CPNS-Pelamar di Prabumulih 2.700 Orang, Jalur Honorer Baru Satu Orang
Tribun Sumsel/ Edison
Kasubbid Pengadaan BKPSDM Pemkot Prabumulih, Firman Saputra. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Tiga hari jelang penutupan penerimaan atau hingga Kamis (12/10/2018) lalu, terdata sebanyak 2.700 peserta yang mendaftar formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah kota Prabumulih.

Formasi pendaftaran paling banyak diikuti oleh umum, sementara untuk pendaftar formasi honorer kategori dua (K2) hanya ada satu orang yang mendaftar.

"Hingga saat ini pendaftar yang masuk secara online untuk CPNS Pemkot Prabumulih sebanyak 2700 orang dan untuk K2 hanya satu orang," ungkap Plt Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkot Prabumulih, Heri Mirham melalui Kabid Pengadaan, Edy Arianto didampingi Kasubbid pengadaan, Firman Saputra ketika diwawancarai.

Baca: Perkenalkan, Si Kembar Ica dan Ima Berusia 5 Tahun Miliki Prestasi di Seni Tari

Baca: Hasil Akhir, Bhayangkara Fc vs Sriwijaya FC, 2-0 Kemenangan The Guardian, SFC Tumpul Tanpa Beto

Firman mengatakan, saat ini kendala yang banyak dihadapi para pendaftar selain jaringan juga disebabkan adanya persyaratan kampus dan program studi perguruan tinggi harus terakreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Negeri (BAN PT),
sementara khususnya warga lokal yang kuliah di kampus Prabumulih belum memiliki itu.

"Banyak keluhan yang masuk dan pertanyaan ke kita berkaitan dengan akreditasi perguruan tinggi, sesuai aturan harus BAN PT, sementara banyak perguruan tinggi baru terdaftar sebatas kopertis. Kita tidak bisa terima itu," katanya.

Tidak hanya itu, Firman menuturkan, pihaknya bahkan baru-baru ini mendapat edaran dari Kemenpan RB terkait penjelasan perubahan Permenpan 36 tahun 2018 dimana mengenai akreditasi perguruan tinggi pelamar CPNS harus BAN PT dan Pusdiknakes atau LAM-PTKes.

Baca: Berita Pungli Sertifikat Tanah-Polres Prabumulih Minta Keterangan 6 Saksi dan Peroleh Bukti Kwitansi

Baca: Gubernur Herman Deru Gandeng BPKP Audit 13 BUMD di Sumsel, Kelompokan Mana Perusahaan Sehat

"Sejauh ini kita selaku panitia lokal hanya akan memverifikasi sesuai aturan itu, jadi kalau pada saat kelulusan terhitung 2012 tidak BAN PT maka tidak bisa kita terima," lanjutnya.

Lebih lanjut Firman menjelaskan, pihaknya kedepan akan menyampaikan surat ke kementerian agar memberikan kelonggaran mengenai akreditasi perguruan tinggi, disebabkan banyak warga khususnya calon pelamar yang kuliah di kota Prabumulih tidak bisa mengikuti.

"Karena banyaknya warga mengeluh terkait akreditasi ini maka dalam waktu dekat kita akan meminta ke kementerian agar syarat akreditasi diberi kelonggaran, tujuan penerimaan CPNS ini kan juga salah satunya mengurangi pengangguran tapi kalau masyarakat kita Prabumulih tidak bisa ikut bagaimana mau mengatasi penggangguran," jelasnya.

Selain itu BKPSDM Pemkot Prabumulih juga bakal mengajukan penambahan masa pendaftaran kepada kementerian sehingga seluruh masyarakat yang memenuhi syarat akan bisa ikut mendaftar CPNS di Pemkot Prabumulih.

Baca: Ini yang Perlu Dilakukan, Kalau Nama Kamu tak Masuk sebagai Daftar Pemilih di Pemilu 2019

Baca: Rekonstruksi Pembunuhan di Tanjung Raja-Bripka Richard Lolos Meski 2 Pelaku Menusuk Berkali-kali

"Kita akan usulkan juga meminta waktu ditambah karena kita lihat masih banyak calon pendaftar belum berhasil mendaftar," tuturnya seraya pendaftar CPNS 2018 di Prabumulih cukup jauh jika dibanding pada 2010 yang mencapai 20 ribu pelamar.

Sementara Mega, satu diantara pelamar yang merupakan mengaku perguruan tinggi belum terakreditasi BAN PT mengaku kecewa tidak bisa ikut dalam pendaftaran CPNS tahun ini di Prabumulih.

"Kampus kita sudah terdaftar tapi baru tingkat kopertis wilayah dan BAN PT masih tahap pengurusan kata pihak kampus jadi tidak bisa ikut mendaftar," sesalnya.

Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help