Pakai Modus COD, Dimas Coba Bawa Kabur HP di Kampus Bina Dharma

Modus Cash on Delivery (COD) M Dimas Yuliansyah (21) warga Jln KHA Wahid Hasyim, Lrg Mutiara Kelurahan 5 Ulu Kecamatan SU 1

Pakai Modus COD, Dimas Coba Bawa Kabur HP di Kampus Bina Dharma
TRIBUNSUMSEL.COM/TIARA ANGGRAINI
M Dimas Yuliansyah (21) warga Jln KHA Wahid Hasyim, Lrg Mutiara Kelurahan 5 Ulu Kecamatan SU 1 harus dibekuk polisi yang sedang patroli karena dirinya membawa kabur handphone yang akan dibelinya 

TRIBUNSUMSEL.COM - Modus Cash on Delivery (COD) M Dimas Yuliansyah (21) warga Jln KHA Wahid Hasyim, Lrg Mutiara Kelurahan 5 Ulu Kecamatan SU 1 harus dibekuk polisi yang sedang patroli karena dirinya membawa kabur handphone yang akan dibelinya dari sang pemilik yakni Rahmat (18) warga Jalan Bungaran 3 Kelurahan 7 Ulu Kecamatan SU 1.

Dimas ditangkap sekitar pukul 15.00, Rabu (10/10) di depan kampus Unoversitas Kader Bangsa (UKB) Palembang.

Rahmat menceritakan peristiwa ini terjadi berawal saat Rahmat mempromosikan Handponenya dengan merk oppo F5 dengan harga 2.500.000 yang akan dijual lewat jejaring sosial facebook.

Setelah itu tepatnya tanggal 08-Oktober-2019 Dimas mengirim pesan inbox mengatakn ketertarikannya untuk membeli handpone tersebut.

Dan berjanji untuk bertemu di kampus Bina Dharma, Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan langsung ketemu pada hari itu juga.

"Dia kirim pesan mau beli hp saya, terus tukaran nomor telepon dan janjian hari ini untuk bayar tunai di kampus Bina Dharma," ujarnya, di Sentra Pelayanan Kepolisan Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Sampai di TKP pelaku melihat handpone yang akan dijual dan mau membelinya, namun pelaku izin untuk mengambil uang di atm terdekat.

"Saya disuruh nunggu lima menit, dia ke bank BNI disekitaran kampus, dia bawa HPnya kotaknya saya yang pegang, tapi tidak muncul-muncul," tambahnya.

Cukup lama, Rahmat memeriksa kedalam ATM ternyata sudah tidak ada orang, dan ia baru menyadari jika dirinya sudah ditipu.

Tak terima akan hal tersebut membuat Rahmat kembali ke kampus Bina Dharma untuk menemukan pelaku pada, Rabu (10/10) sekitar pukul 16.00.

Merasa harapannya sia-sia Rahmat yang ditemani sepupunya hendak pulang, saat diparkiran ia berpapasan dengan pelaku dan langsung mengejar dan berteriak.

"Maling... maling... maling...," teriaknya

Akhirnya terjadi kejaran-kejaran hingga mobil patroli yang kebtukan lewat langsung membantu dan berhasil mengamankan pelaku.

Sementara, KA SPK Ipda Dofan, membenarkan adanya tersangka atas nama M Dimas Yuliansah, saat ini masih dalam penyelidikan dan pelaku dikenakan Pasal 372-378 penggelapan dan penipuan dengan ancaman 4 tahun penjara.

Penulis: Tiara Anggraini
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved