Mahfud MD Sudah Tahu Ratna Sarumpaet Berbohong, Sosok Ini yang Membocorkan ke Mahfud

Drama penganiayaan Ratna Sarumpaet telah selesai. Aktivis sosial tersebut menggelar konferensi pers meluruskan kasus penganiayaan tersebut

Mahfud MD Sudah Tahu Ratna Sarumpaet Berbohong, Sosok Ini yang Membocorkan ke Mahfud
Tribunsumsel.com dan Capture TV One
Ratna Sarumpaet 

TRIBUNSUMSEL.COM - Drama penganiayaan Ratna Sarumpaet telah selesai. Aktivis sosial tersebut menggelar konferensi pers meluruskan kasus penganiayaan tersebut di kediamannya, Rabu (3/10/2018).

Baca: Ini Perbedaan Wajah Ratna Sarumpaet Sebelum dan Sesudah Operasi Plastik (Sedot Lemak) di Wajah

Yang bersangkutan mengakui bahwa itu rekayasa. Hal itu pertama kali diucapkan kepada keluarganya, setelah melihat lebam di wajah Ratna usai proses sedot lemak.

Baca: Heboh Ratna Sarumpaet Operasi Plastik, Deddy Corbuzier Tulis Sindiran Ini, Akui Lakukan Operasi?

Namun, Ratna tak menyangka, candaan penganiayaan tersebut bisa tersebar di publik hingga membuat masyarakat Indonesia geger karena dugaan penganiayaan tersebut.

Baca: Ditinggal Tidur Ponsel Xiaomi Mi A1 Meledak Saat Dicas, Ini Kesalahannya

Beruntung, pihak Kepolisian bergerak cepat dengan membongkar dugaan penganiayaan tersebut. Sejumlah instansi didatangi terutama rumah sakit yang pernah disinggahi Ratna pada tanggal 21 September lalu.

Alhasil, polisi menemui titik terang dan bisa menyimpulkan, bahwa lebam di wajah Ratna bukan karena penganiayaan melainkan dugaan operasi plastik.

Adanya kasus dugaan penganiayaan terhadap Ratna, mengundang reaksi empati terhadap wanita 70 tahun tersebut.

Sejumlah tokoh politik, hingga capres pun ikut bereaksi atas dugaan pengainayaan yang tengah didera Ratna.

Yang terus menyoroti dan seakan tak percaya Ratna di aniaya adalah Mahfud MD mantan ketua Mahkamah Konstitusi.

Awalnya, ia menanyakan kebenaran tersebut pada akun twitternya.

Mudah2an ini tdk benar. Kalau penganiayaan thd @RatnaSpaet ini benar terjadi, sungguh biadab. Atas nama dan alasan apa pun, penganiayaan spt ini sungguh terkutuk. Polisi hrs mencari, menangkap, dan nengadili pelakunya. Dgn profesionalitasnya polisi akan bs menemukan pelakunya.

Komentar ia tersebut, mentautkan cuitan seorang politisi Gerindra, Rachel Maryam.

Tak harus percaya sampai disitu, Mahfud pun mencari permasalahan yang tengah di hadapi Ratna. Sejumlah relasipun memberikan pencerahan baik pro dan kontra.

Salah satunya adalah ahli bedah Dr Tompi.

Hal itu juga yang membuatnya, sebelum Ratna mengklarifikasi, Mahfud dengan meyakini penganiayaan tersebut itu bohong.

Kemarin sore sy minta sespri saya Imam utk mencari alamat Ratna S guna membezuknya sbg tanda simpati. Tp saat ketemu dr. Tompi dan Najwa semalam sy diberitahu adanya kemungkinan bohong krn narasi dan jahitannya aneh. Sy percaya dr. Tompi. Eh, benar ternyata. Terlanjur ngetwit.

Penulis: Siemen Martin
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved