Polda Sumsel Berkejaran dengan Bandar 3 kg Sabu di Banyuasin, Peluru Tembus Dada Hentikan Pelarian

Unit 3 Subdit 1 yang dipimpin AKP Ayub Diponegoro langsung melakukan penggerebekan saat tersangka akan melakukan transaksi sabu 3 kg

Polda Sumsel Berkejaran dengan Bandar 3 kg Sabu di Banyuasin, Peluru Tembus Dada Hentikan Pelarian
Tribun Sumsel/ M Ardiansyah
Dir Resnarkoba Polda Sumsel Kombes Pol Farman didampingi Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Slamet Widodo dan Wadir AKBP Amazona saat rilis di kamar mayat RS Bhayangkara Palembang, Kamis (13/9/2018). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Darmizon (50), bandar besar narkoba di Banyuasin yang terkenal licin ditembak polisi.

Warga Jalan lingkungan 1 RT 005 RW 002 Kelurahan Taja Jaya raya Kecamatan Betung Banyuasin ini tewas ditembak Ditresnarkoba Polda Sumsel karena berupaya kabur ketika akan ditangkap.

Penangkapan terhadap bandar besar di Banyuasin ini berawal dari penyelidikan selama seminggu.

Baca: Sempat Lapor ke Polisi, Dipo Latief Ketahuan Lakukan Ini ke Nikita Mirzani, Masih Cinta?

Baca: 2 Perusahaan di Lubuklinggau Tutup, Ceria Toserba Kalah Bersaing, Ayoku Tanpa Laporan

Unit 3 Subdit 1 yang dipimpin AKP Ayub Diponegoro langsung melakukan penggerebekan saat tersangka akan melakukan transaksi sabu sebanyak 3 kg.

Ketika akan dilakukan penangkapan di dekat SPBU Lubuk Lancang ruas Jalan Palembang-Jambi Kecamatan Suak Tape Banyuasin, malah kabur dengan sepeda motor yang dikendarainya."

Baca: Siasati Dolar Melonjak, Pengusaha Alat Berat Rela Pangkas Untung Supaya tak Kehilangan Konsumen

Baca: Bakal Gantikan Luis Milla Menangani Timnas Indonesia, Ternyata ini 5 Kelebihan Simon McMenemy

"Anggota melakukan pengejaran dan diberikan tembakan peringatan, tetapi tetap tidak diindahkan," ujar Dir Resnarkoba Polda Sumsel Kombes Pol Farman didampingi Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Slamet Widodo dan Wadir AKBP Amazona, Kamis (13/9/2018).

Tersangka yang diketahui membawa 3 kg sabu, terus dikejar anggota yang enggan kehilangan buruan mereka.

Mau tidak mau, karena tersangka terus kabur meski sudah diberikan tembakan peringatan akhirnya dilakukan tindakan tegas terukur.

Baca: Analisa Anak Jenderal Kopassus, Duga Aset Kemenpora Dibawa Kabur Roy Suryo Adalah Anggaran Fiktif

Baca: Pilpres, Kapolri Tegaskan Anggotanya Tidak Boleh Berfoto dengan Paslon,Sanksi Demosi hingga Dipecat

Tembakan pertama yang mengenai bagian bokong Darmizon, tetap berupaya kabur. Namun akhirnya, pelarian Darmizon terhenti, setelah tembakan anggota mengenai punggung belakang tembus ke dada depan.

"Tersangka ini dikenal licin dan selalu lolos ketika akan ditangkap. Tersangka ini juga merupakan bandar besar di Banyuasin dan sangat terkenal dikalangan pengedar sabu," ujar Farman.

Darmizon, masuk dalam jaringan antar provinsi dan selalu mendapatkan sabu yang dikirim langsung melalui Aceh.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved