Berita Lubuklinggau

2 Perusahaan di Lubuklinggau Tutup, Ceria Toserba Kalah Bersaing, Ayoku Tanpa Laporan

Perusahaan Ayoku tidak bisa dipastikan apa penyebabnya, sebab pihak perusahaan maupun karyawan yang bekerja tidak melapor Disnaker

2 Perusahaan di Lubuklinggau Tutup, Ceria Toserba Kalah Bersaing, Ayoku Tanpa Laporan
Tribun Sumsel/ Eko Hepronis
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Lubuklinggau Purnomo saat dibincangi Tribunsumsel.com. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Sejak akhir tahun lalu, dua perusahaan di Kota Lubuklinggau berhenti beroperasi alias tutup.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Lubuklinggau Purnomo mengatakan dua perusahaan itu yakni Ceria Toserba yang bergerak dibidang retail dan Ayoku sebuah perusahaan air minum kemasan.

"Yang melapor hanya Ceria Toserba, alasannya karena merugi dan tidak mampu bersaing, sementara Ayoku belum ada laporan," ungkapnya saat dibincangi Tribunsumsel.com, Kamis (14/09/2018).

Ia menuturkan tutupnya perusahaan Ayoku tidak bisa dipastikan apa penyebabnya, sebab pihak perusahaan maupun karyawan yang bekerja disana tidak ada yang melapor Disnaker.

Baca: Rangkul Kedua Anaknya, Rizky Febian Mendadak Nangis saat Sule Ceritakan Soal ini Tentang Lina

Baca: Siasati Dolar Melonjak, Pengusaha Alat Berat Rela Pangkas Untung Supaya tak Kehilangan Konsumen

"Harusnya melapor kepada disnaker, dengan tidak ada laporan seperti ini kita tidak mau-mau mencari-cari masalah," terangnya.

Lain halnya, bila ada laporan, karena berdasarkan Undang-Undang Nomor 02 Tahun 2014 tentang penyelesaian perselisihan perusahaan dan karyawan harus diselesaikan melalui Disnaker setempat.

Bahkan jika karena pailit, pihak perusahaan tidak bisa langsung melakukan penutupan, karena harus dibuktikan dengan surat yang dikeluarkan Pengadilan.

"Jika ada masalah lain seperti Ceria Toserba, itu hak perusahaan kami juga tidak bisa memaksakan untuk selalu terbuka. Karena yang mengaturnya mereka sendiri," paparnya.

Baca: Kini Hidup Mewah, Cerita Sedih Siti Badriah Kenang 6 Tahun Silam Makan Saja Numpang ke Tetangga

Baca: Beraninya Kaesang Pangarep Edit Foto Jokowi dan Ibu Iriana Menjadi Seperti ini

Ia menyebutkan sampai saat ini jumlah perusahaan yang terdata di Kota Lubuklinggau berjumlah 500 perusahaan, dari jumlah itu dibagi dua jenis yakni skala besar dan skala kecil.

"Untuk yang besar kurang lebih ada 15 perusahaan, sementara sisanya skala kecil atau bisa dikatakan home industri rumahan," ungkapnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help