Berita Palembang

Tertipu Puluhan Juta, Ibu-ibu di Palembang Laporkan Owner Arisan Online ke Polresta Palembang

Nila melaporkan owner dari arisan tersebut yakni VK (27) seorang ibu rumah tangga warga Jalan Rama Kasih Kelurahan 5 Ilir Palembang

Tertipu Puluhan Juta, Ibu-ibu di Palembang Laporkan Owner Arisan Online ke Polresta Palembang
Tribun Sumsel/ Tiara Anggraini
Korban arisan online mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, selasa (5/9/2018) guna melaporkan dugaan penipuan melalui media sosial. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Nila (27), warga Jalan Rama Kasih, Keluran 5 Ilir Palembang mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, selasa (5/9/2018).

Tujuannya untuk melaporkan dugaan penipuan melalui media sosial arisan online oleh tersangka VK.

Tak sendirian, Nila ditemani dengan kedua korban yang juga merupakan member dan dijadikan sebagai saksi, para korban menjelakskan masing-masing dari mereka tertipu dengan uang yang nominalnya berbeda.

"Anggota arisan online ini ada 15 orang, kalau saya sendiri 6 juta harusnya nerima uang itu bulan 11, sedangkan mereka ini beda-beda kalau Bara 14 juta, maharani 10 juta, adalagi satu sampai 130 juta cuma lagi gak dateng masih di OKI kalau yang lain kurang tau," ujar Nela.

Baca: Resmi Jadi Suami Istri, Ini Perbandingan Rumah Milik Kartika Putri dan Habib Usman bin Yahya

Baca: 76 Industri Kecil Menengah di Sumsel Peroleh Sertifikat Halal, Sebagian Besar Usaha Makanan Ringan

Nila melaporkan owner dari arisan tersebut yakni VK (27) seorang ibu rumah tangga warga Jalan Rama Kasih Kelurahan 5 Ilir Palembang.

Owner arisan itu sudah dikenal Nela sejak SMP sekaligus tentangganya saat ini.

Karena percaya, korban mau saja menyetorkan uang tiap bulan melalui rekening BCA milik terlapor sebesar RP 580.000.

Baca: Siswa Magang di Kantor Bukan untuk Disuruh Bikin Kopi atau Tukang Fotokopi

Baca: Sulit Tidur, Ini Tips Terlelap Dalam Waktu Singkat ala Pasukan Militer

Namun ketika saat nomor urut korban keluar, uang tak juga diberikan.

Saat ditemui dan ditagih, terlapor AV selalu menghindari hingga saat ini terlapor tiada kabar.

"Untuk itu saya laporkan pak, saya minta tolong pak semoga dia cepat ketangkep dan di beri hukuman kalau bisa uang saya balikin," ungkapnya pada petugas.

Berdasarkan laporan penipuan bermodus arisan online ini, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winaran melalui Kasubag Humas, AKP Andi Haryadi membenarkan adanya laporan korban.

"Laporan sudah kita terima, kita juga akan selidiki yah, apalagi inikan modusnya media sosial tentu akan kita tindak lanjuti," tutupnya.

Penulis: Tiara Anggraini
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help