Vaksin MR

MUI OKU Timur Imbau Pemberian Vaksin MR Tunggu Fatwa Halal

Sementara Dinas Kesehatan OKU Timur hingga saat ini masih terus melakukan imunisasi vaksin Measles dan Rubella (MR) kepada anak-anak

MUI OKU Timur Imbau Pemberian Vaksin MR Tunggu Fatwa Halal
Tribun Sumsel/ Weni Wahyuny
Sharing Session Bersama Komunitas Perangi Rubella Workshop Jurnalis dan Media Kompetisi 'Kampanye Imunisasi Campak Rubella' di Meeting Room Amaris Hotel Palembang, Selasa (28/8/2018). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA-Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten OKU Timur mengimbau kepada umat muslim yang ada di OKU Timur untuk tidak melakukan imunisasi vaksin meases dan Rubella (MR) sebelum ada fatwa halal MUI.

Demikian diungkapkan ketua MUI OKU Timur KH Fuad Maskuri Selasa (28/8/2018).

Baca: 26 Nama Konglomerat Generasi Kedua yang Diundang Jokowi ke Istana,Ada Kakak Ipar Nia Ramadhani

“Untuk umat muslim, sebaiknya menunggu adanya fatwa halal dari MUI. Namun sudah ada juga yang melakukan imunisasi dan ada juga yang belum. Kita sampaikan kepada masyarakat lebih baik menunggu,"

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) OKU Timur dr Hj Early Yani mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan imunisasi vaksin Measles dan Rubella (MR) kepada anak - anak.

Baca: Sudah Imunisasi Vaksin MR, Apa Masih Bisa Terkena Campak dan Rubella? Ini Penjelasan Dokter

Kegiatan imunisasi berdasarkan intruksi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Penggunaan imunisasi vaksin MR oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) diperbolehkan karena kondisi keterpaksaan. Hal tersebut membuat program vaksin untuk mencegah campak dan rubella ini dilanjutkan.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan OKU Timur Dr Erly Yani, sasaran imunisasi MR adalah anak umur sembilan bulan sampai di bawah 15 tahun.

Baca: Ini 24 Pemain Timnas U-16 yang Siap Bawa Indonesia Tampil di Ajang Piala Dunia

Sedangkan Untuk target kata dia, sebanyak 174.493 anak hasil cakupan sampai tanggal 25 Agustus 2018. Adapun pelaksanaan imunisasi MR selama Agustus di sekolah - sekolah.

“Pada September di Posyandu dan pelayanan kesehatan lainnya. Jadi, berdasarkan surat ini kita tetap lanjutkan imunisasi MR ini,” katanya.‎ (SP/ Evan Hendra)

Penulis: Aang Hamdani
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help