Berita Prabumulih

Lebih Banyak dari ASN, Pemkot Prabumulih Gandeng Pihak Ketiga Seleksi Pekerja Harian Lepas

Pekerja harian lepas akan diseleksi sesuai disiplin ilmu sehingga jumlahnya tidak banyak melebihi pegawai negeri sipil

Lebih Banyak dari ASN, Pemkot Prabumulih Gandeng Pihak Ketiga Seleksi Pekerja Harian Lepas
tribunsumsel.com/Edison Bastari
Gedung Pemkot Prabumulih 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkot Prabumulih, Kholikin mengatakan, jumlah PHL di pemerintah kota Prabumulih saat ini mencapai 4103 orang.

"Jumlah PHL saat ini memang sudah sangat banyak melebihi PNS atau ASN yang hanya sebanyak 3729 orang di lingkungan Pemerintah kota Prabumulih," jelasnya.

Rencananya ke depan para pekerja harian lepas akan dilakukan seleksi sesuai disiplin ilmu yang dimiliki sehingga jumlahnya tidak banyak melebihi para pegawai negeri sipil.

Baca: Pemkot Prabumulih Siapkan Rp 3 Miliar Bayar Uang Lelah 1.345 Pegawai Harian Lepas

"Nantinya akan kita lakukan evaluasi, mungkin nanti kita kerjasama dengan pihak ketiga untuk di seleksi itu," lanjutnya.

Selain rencana dilakukan seleksi itu, kedepan menurut Kholikin pihaknya berencana jika pembayaran uang lelah para pekerja harian lepas akan melekat dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing tempat PHL itu bekerja.

"Jadi tidak lagi seperti sekarang ini yang membebani anggaran sekretariat daerah, rencana kita uang untuk PHL itu melekat di OPD sehingga nantinya silahkan OPD masing-masing menentukan butuh berapa PHL dan disiplin ilmu apa yang dibutuhkan," bebernya.

Baca: 2 Kali Ditembak Polisi, Begal Ini Masih Mau Menyerang, Tembakan Ketiga Membuatnya Tersungkur

Kholikin menjelaskan, rencana itu akan dilakukan untuk menyelesaikan masalah menumpuknya anggaran mencapai miliaran dan banyaknya PHL yang tidak memiliki disiplin ilmu namun masih dipekerjakan.

"Ada lulusan sarjana pendidikan tapi bekerja di sekretariat dan contoh lain, itukan tidak cocok. Jadi nanti silahkan OPD menentukan dan menyesuaikan sesuai anggaran instansi mereka masing-masing," jelasnya.

Ditanya saat ini dimana PHL paling banyak dipekerjakan, Kholikin mengatakan paling banyak di bidang Kesehatan dalam hal ini di RSUD dan Puskesmas dan di dinas pendidikan serta sekolah-sekolah.

"Sementara untuk OPD yang di pemkot Prabumulih masih sedikit sekitar 7 orang sampai sepuluh orang di tiap OPD," tambahnya.

Untuk pengurangan nantinya kata Kholikin, dilakukan OPD karena sesuai kebutuhan mereka dan sesuai keuangan bisa atau tidaknya membayar uang lelah.

Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved