Seleksi CPNS 2018
Butuh 3.000 Pegawai, Tapi Usulan Penerimaan CPNS Pemkot Palembang 2018 Tidak Sampai Setengahnya
Dari jumlah yang disetujui, kami prioritaskan untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar (guru) dan kesehatan
Penulis: Melisa Wulandari |
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pemkot Palembang bakal terima sebanyak 900 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini serta memprioritaskan untuk Tenaga Kesehatan dan Guru.
Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 diwacanakan akan dilakukan pasca Pilkada tahun ini, dan masih menunggu jadwal resmi dari pusat.
Dan untuk penerimaan CPNS Kota Palembang diperkirakan sekitar 900 orang, disesuaikan dengan jumlah Pegawai Negeri Sipil yang pensiun.
Baca: 5 Alquran Selamat dari Musibah Kebakaran yang Menghanguskan 3 Rumah di Lubuklinggau
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palembang, Ratu Dewa saat dibincangi Tribun mengatakan, formasi secara resmi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) belum ada.
Namun diperkirakan Pemkot Palembang menerima sesuai dengan jumlah PNS yang pensiun.
"Belum ada formasi untuk Palembang. Hanya saja informasi sementara dari Kemenpan RB penerimaan di Palembang sesuai jumlah PNS yang pensiun sekitar 900 orang," katanya, Rabu (25/7/2018).
Dia melanjutkan, saat ini pihaknya juga sedang menunggu jadwal resmi pendaftaran. Sebab yang mengeluarkan jadwal nantinya adalah BKN pusat. "Jadwal dan persyaratan semuanya dari BKN," ujarnya.
Baca: BPJS Singgung Warga Mampu di Prabumulih Belum Punya Jaminan Kesehatan
Dan untuk jumlah tersebut tidak sesuai dengan pengajuan sebelumnya kepada Kemenpan RB. Pihaknya sudah mengusulkan beberapa kali untuk penerimaan CPNS kepada Kemenpan RB, yakni sebanyak 3000 formasi yang sangat dibutuhkan di Palembang.
"Sebelumnya kami sudah lakukan pemetaan kebutuhan pegawai, dari sekitar 3000 itu memang paling banyak kebutuhan guru. Sudah tiga atau empat tahun ini kami usulkan ke Kemenpan tapi belum ada pembukaan untuk Palembang," katanya.
Untuk saat ini, nampaknya jumlah usulan itu belum disetujui dan Menpan hanya menyesuaikan dengan jumlah PNS yang pensiun.
Baca: Target Semifinal di Asian Games 2018 Berat, Hasil Undian Ulang Indonesia Jadi Tim Terlemah ke 2
"Dari jumlah yang disetujui, kami prioritaskan untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar (guru) dan kesehatan," katanya.
Sementara itu Kemenpan RB mensyaratkan pemberian formasi kepada daerah jika proporsi belanja langsung dan tidak langsung pada APBD daerah seimbang atau lebih besar belanja langsung dari pada tidak langsung.
Kepala Bappeda dan Litbang Kota Palembang, Harrey Hadi sebelumnya mengatakan, jika proporsi belanja langsung dan tidak langsung Palembang sudah sangat bagus.
"Proporsi belanja langsung dan tidak langsung APBD tahun 2018, untuk yang langsung 54,44 persen dan belanja tidak langsung 45,56 persen dari total anggaran Rp3,491 triliun," katanya. (elm).