Berita Prabumulih

BPJS Singgung Warga Mampu di Prabumulih Belum Punya Jaminan Kesehatan

Sebanyak 66 persen masyarakat memiliki jaminan kesehatan atau sebanyak 138 ribu jiwa dari jumlah penduduk 280 ribu jiwa.

BPJS Singgung Warga Mampu di Prabumulih Belum Punya Jaminan Kesehatan
Tribun Sumsel/ Edison
Pimpinan BPJS Cabang Kota Prabumulih, Yunita Ibnu dan jajaran ketika menggelar media Gathering di rumah makan Arjuna Prabumulih, Rabu (25/7/2018) 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Pimpinan BPJS Cabang Kota Prabumulih, Yunita Ibnu mengungkapkan, dari total 280 ribu jiwa lebih masyarakat kota Prabumulih hanya sekitar 66 persen terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS). Sementara sisanya belum.

"Berdasarkan data kita di Prabumulih sampai Juli ini, sebabyak 66 persen masyarakat memiliki jaminan kesehatan atau sebanyak 138 ribu jiwa dari jumlah penduduk berdasarkan data Dinas Pencatatan Sipil (capil) Prabumulih sebanyak 280 ribu jiwa.

Jadi sisa 34 persen lagi masyarakat tak terdaftar," ungkap Yunita kepada wartawan dalam acara media Gathering BPJS Kesehatan Cabang Prabumulih di Rumah Makan Arjuna Prabumulih, Rabu (25/7/2018).

Baca: Persaingan Ketat Pemilihan Legislatif Lahat, 40 Anggota DPRD Ikut Lagi Pencalonan

Yunita mengatakan, dari jumlah 34 persen masyarakat yang belum terdaftar dan tersebar di kota Prabumulih itu bukan hanya peserta tak mampu namun juga ada yang mampu tapi belum mendaftar. Saat ini baru 543 warga miskin yang terintegrasi dari jamsoskes ke BPJS Kesehatan.

"Semestinya yang tak mampu menjadi tanggung jawab negara atau pemerintah daerah, ini tentu menjadi PR (pekerjaan rumah-red) pemerintah untuk membiayai masyarakat tak mampu sesuai intruksi presiden dimana pemerintah harus menganggarkan dana untuk iuran sesuai jumlah masyarakat miskin yang ada di daerah," ungkapnya.

Baca: Setiap Hari Truk Antre di SPBU Simpang Tais PALI, Mobil Operasional Pol PP Sering Tidak Kebagian BBM

Berbagai upaya dilakukan supaya jumlah masyarakat menjadi peserta JKN KIS di Prabumulih bertambah, diantaranya terus melakukan sosialisasi baik tiap melakukan rapat bersama forum dan meminta pemerintah mengusulkan anggaran iuran bagi masyarakat miskin di APBD 2019.

"Sementara di luar pemerintahan kita membuka kanal-kanal pendaftaran berkerjasama dengan kecamatan, desa, kelurahan dan lainnya agar masyarakat bisa langsung mendaftar tanpa datang ke kantor BPJS dan menggalakkan program donasi baik bagi badan usaha maupun perorangan, kami targetkan Desember 2018 sebanyak 90 persen," tuturnya.

Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help