Bocah Kelas 5 SD ini Tausiah di Hadapan Teman-temannya, Isinya Bikin Orang Dewasa Termenung

Bocah kelas 5 SDN 39 Palembang ini sangat lancar menyebutkan "Ancaman Bagi Orang yang Meninggalkan Sholat 5 Waktu".

Bocah Kelas 5 SD ini Tausiah di Hadapan Teman-temannya, Isinya Bikin Orang Dewasa Termenung
TRIBUNSUMSEL.COM
Adli tausiah di hadapan teman-temannya saat digelar tausiah peringatan Isra Miraj di SDN 39 Palembang 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG --  Adli nampak begitu santai dan seolah sudah terbiasa saat berdiri di depan ratusan teman-temannya dan para guru untuk memberikan siraman rohani.

Dengan suara lantang dan tegas, sekitar kurang lebih 20 menit. Bocah kelas 5 SDN 39 Palembang ini sangat lancar menyebutkan "Ancaman Bagi Orang yang Meninggalkan Sholat 5 Waktu".

Bocah berkulit sawo matang ini mengambil judul tersebut yang ia jelaskan kepada ratusan teman-temannya dan dihadapan para guru. Teman-temannya tampak mendengarkan. Juga orang dewasa, terlihat tercenung mendengar nasihat si dai cilik.

Bagi orang yang meninggalkan sholat magrib maka tidak akan menjadi anak sholeh, kedua bagi orang yang meninggalkan sholat Isya maka tidurnya akan gelisah.

"Ketiga bagi orang yang meninggalkan sholat subuh maka akan hilang kecerahan wajahnya. Keempat, bagi orang yang meninggalkan Zuhur maka akan hilang keberkahan hartanya. Dan yang kelima bagi orang yang meninggalkan sholat Ashar akan hilang kekuatan fisiknya," ujarnya dengan lantang, Jumat (6/4).

Adli mengingatkan bila kita meninggalkan sholat wajib bagi umat muslim maka akan banyak sekali kerugian yang didapatkan.

Karena itu, tegas Adli sebagai umat muslim hendaklah menjalankan apa yang diperintahkan oleh Allah SWT.
Adli sebagai pemenang juara 1 lomba Dai yang digelar oleh SDN 39 Palembang dslam rangka peringatan Isra Miraj ini sengaja diberikan waktu untuk memberikan siraman rohani kepada para teman-temannya lainnya.

"Alhamdulilah senang dan ini baru pertama kali memberikan ceramah di hadapan orang sebanyak ini. Walaupun tegang tapi senang bisa berbagi ilmu," ungkapnya.

Sepanjang tausiahnya, Adli nampak sesekali ada rasa gugup tapi semua mampu diatasinya dan diakhiri tausiah yang mendapatkan sambutan hangat dari para siswa-siswi lainnya.

Kepala SDN 39 Palembang, Linda Ermelliya,S.Pd,MM mengatakan peringatan Isra Miraj tahun ini memang dikemas dalam bentuk berbeda. Ia mengatakan para pemenang lomba dai atau ceramah juara 1,2 dan 3 yang digelar beberapa hari lalu ditampilkan untuk mengisi puncak acara peringatan Isra Miraj ini.

"Tadi kita berikan anak-anak yang menang lomba dai atau ceramah ini untuk berceramah dimuka umum. Agar para siswa ini belajar berani dan mengasah kemampuannya," ujarnya.

Walaupun hanya memberikan tausiyah dan ditutup oleh tausiah ustad langsung dinilai sangat baik. "Kita ingin siswa-siswi kita ingin dapat terus meningkatkan akhlaknya dan keimanannya melalui isra miraj ini," harapnya.(rie)

Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Lisma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved