4 Fakta Mengejutkan, Dini Wanita Cantik yang Diduga Bunuh Diri di Rel

Seorang wanita tewas disambar oleh Commuter Line di RT 7/13, Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong

4 Fakta Mengejutkan, Dini Wanita Cantik yang Diduga Bunuh Diri di Rel
Tribun Bogor/Facebook
Dinihari 

TRIBUNSUMSEL.COM- Seorang wanita tewas disambar oleh Commuter Line di RT 7/13, Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (4/10/2017).

"Orangnya putih dan bersih, wajahnya juga cantik," kata Markining (60) seorang warga sekitar.

Markining juga menjelaskan bahwa tubuh wanita cantik itu terluka parah setelah ditabrak kereta yang melintas dari arah Cibinong menuju Stasiun Nambo.

Namun, pada awalnya tidak ada warga yang mengenali wanita yang diduga berusia 20 tahunan tersebut.

Berikut tim TribunWow.com himpun fakta-fakta terkait peristiwa wanita tersambar Commuter Line ini!

Simak selengkapnya di sini!

1. Identitas korban

Melansir dari Tribun Bogor, identitas perempuan cantik yang tertabrak kereta itu pun akhirnya terungkap.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolsek Cibinong, Kompol Hida Tjahyono.

Korban diketahui bernama Dinihari berusia 19 tahun yang mengontrak rumah di Kampung Kamurang RT 2/2 Desa Citeureup, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

"Identitas korban terungkap saat dilacak melalui ponsel yang dibawanya," ujar Kapolsek.

2. Sebelum tewas, sang wanita jalan di tengah rel sambil menangis

Melansir dari Tribun Bogor, diketahui warga Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor sempat meneriaki wanita cantik yangtewas tertabrak kereta di lintasan Cibinong-Nambo.

Markining kembali menjelaskan bahwa wanita cantik tersebut berjalan kaki di tengah rel kereta.

"Sudah diteriakin ada kereta lewat, tapi perempuan itu diam saja bukannya minggir," terangnya.

Tak hanya itu, warga juga sempat melihat wanita yang memakai celana jeans hitam itu berjalan kaki sambil menangis.

"Saat kereta mendekat wanita itu sempat nengok ke belakang terus menutup mukanya pakai tangan sambil berdiri ditengah rel," kata dia.

Alhasil, ia langsung tewas di lokasi kejadian dengan posisi bagian tubuhnya terputus setelah terlintas kereta.

"Wajahnya mah tidak hancur, masih terlihat jelas. Tapi bagian perutnya putus," kata dia.

3. Korban diduga alami depresi

Kompol Hida juga menjelaskan kronologi versi kepolisian.

Melansir kembali dari Tribun Bogor, serupa dengan penjelasan Markining, korban dilihat oleh sejumlah saksi di lokasi kejadian sedang berjalan kaki di tengah perlintasan kereta Commuter Line.

Korban memang benar berjalan sambil menangis, meski sudah diklaksin dna diteriaki warga, korban tetap berjalan di perlintasan rel kereta.

"Kata warga korban sambil menutup telinga saat kereta mau datang," katanya.

Kejadian pun tidak terhindarkan lagi, kereta itupun menabrak tubuh korban.

Wanita berparah cantik itu tewas dengan kondisi mengenaskan.

Kapolsek menambahkan, berdasarkan keterangan rekan kost korban, Dinihari keluar dari kontrakannya sekitar pukul pukul 09.00 WIB.

"Korban sempat menelepon temannya, katanya merasa depresi karen korban harus menanggung beban sebagai tulang punggung keluarga dan sempat bertengkar dengan ibunya di Bandung," kata dia.

Berdasarkan keterangan teman satu kontrakan korban, polisi pun menyimpulkan jika korban bunuh diri dengan cara membiarkan dirinya ditabrak kereta.

"Dugaan sementara korban bunuh diri, saat ini sudah dibawa ke RSUD Ciawi untuk otopsi," tandasnya.

4. Jenazah korban dibawa pulang keluarga ke Bandung

Masih melansir dari Tribun Bogor, jenazah wanita yang akrab dipanggil Dini ini pun sudah dijemput oleh pihak keluarga dari RSUD Ciawi, Kabupaten Bogor.

Pada pukul 21.00 WIB, Rabu (4/10/2017), kamar jenazah RSUD Ciawi sudah ramai didatangi para keluarga dan kerabat dari almarhum.

Terpantau di luar pintu gerbang kamar jenazah, mereka berkumpul dan terparkir tiga unit kendaraan pribadi berwarna putih dan satu unit kendaraan pribadi berwarna abu-abu.

Pada pukul 21.23 WIB, sebuah mobil ambulans meninggalkan kamar mayat tersebut diikuti oleh mobil-mobil pribadi lainnya.

Diketahui, almarhum akan dibawa langsung ke Bandung.

Informasi lebih lanjut mengenai almarhum, keluarga korban menolak memberi keterangan kepada awak media. (TribunWow.com/Natalia Bulan Retno Palupi)

Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved