Berita Musi Rawas

Tinggal Hanya Berdua, Rumah Sepasang Lansia di Musi Rawas Hangus Terbakar Saat Ditinggal ke Kebun

Kepala Desa (Kades) Dharma Sakti, Erlina Feridawati mengatakan, kebakaran rumah korban Zazili pertama kali diketahui oleh tetangganya.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Slamet Teguh
Dokumen/Warga Dharma Sakti
TERBAKAR - Kondisi rumah milik Zazili (50) warga Desa Dharma Sakti Kecamatan Tuah Negeri, Musi Rawas saat terbakar pada Selasa (16/12/2025) siang. 

Ringkasan Berita:
  • Rumah papan milik pasangan lansia Zazili dan istrinya di Desa Dharma Sakti, Musi Rawas, ludes terbakar saat ditinggal ke kebun, Selasa (16/12/2025).
  • Api cepat membesar dan tak mampu dipadamkan warga dengan peralatan seadanya, beruntung tidak ada korban jiwa karena rumah dalam keadaan kosong.
  • Kebakaran ini merupakan kejadian kedua yang dialami korban, sementara penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSI RAWAS - Kisah pilu datang dari sepasang lanjut usia (Lansia) yakni Zazili (50) dan istrinya warga Desa Dharma Sakti Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas, Sumsel.

Pasalnya, rumah sederhana yang masih terbuat dari papan yang selama ini menjadi tempatnya berteduh dan melepas penat usai bekerja, habis terbakar saat ditingal ke kebun. 

Peristiwa itu diketahui Zazili dan istrinya saat dirinya mendapatkan informasi dari tetangganya.

Sebab, saat kejadian pada Selasa (16/12/2025) sekira pukul 10.30 Wib, dia dan istrinya masih bekerja di kebun.

Mirisnya, kejadian kebakaran tersebut bukanlah kali pertamanya, melainkan sudah yang kedua kalinya. 

Kepala Desa (Kades) Dharma Sakti, Erlina Feridawati mengatakan, kebakaran rumah korban Zazili pertama kali diketahui oleh tetangganya.

"Tetangganya yang tahu pertama, karena kebetulan tetangganya itu habis hajatan, jadi tahunya pas bongkar tarup," kata Kades saat dikonfirmasi Sripoku.com, Selasa (16/12/2025).

Dikatakan Kades, warga yang melihat itupun, langsung berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, usaha warga tak membuahkan hasil yang baik. 

"Warga sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya," ungkap Kades. 

Akibat kejadian tersebut lanjut Kades, rumah korban Zazili habis terbakar.

Sebab, api dengan cepat membesar dan membakar rumah korban, karena rumah korban masih terbuat dari papan.

"Api cepat membesar, karena rumahnya masih papan. Sehingga upaya masyarakat tidak optimal," ucap Kades.

Baca juga: Kebakaran Terjadi di Area PT IMP, Disdamkarmat OKU Selatan Butuh 2 Jam Untuk Padamkan Api

Baca juga: Kebakaran di Empat Lawang Hanguskan 8 Rumah Saat Warga Tidur Lelap, Kerugian Capai Rp 1,2 Miliar

Ditambahkan Kades, beruntungnya dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Dimana saat kejadian, korban Zazili bersama istrinya sedang berada di kebun.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Waktu kejadian rumah ini dalam kondisi kosong, korban dan istrinya di kebun," kata Kades. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved