Siswi SMP di Muratara Dibully

Nasib Siswi SMP Diduga Pelaku Perundungan di Muratara, Dipanggil Dinas Pendidikan

Disdik Muratara memanggil siswi SMP yang diduga terlibat perundungan sesama siswi, Selasa (9/12/2025). Selain minta keterangan juga untuk mediasi

Tayang:
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Facebook/Pek Tina
PERUNDUNGAN SISWI -- Tangkap layar unggahan di pemilik akun Facebook Pek Tina yang beredar, Minggu (7/12/2025). Memperlihatkan aksi perundungan yang diduga dilakukan oleh siswi SMP di Kabupaten Muratara Sumsel terhadap seorang siswi di wilayah yang sama. Terbaru, siswi diduga pelaku perundungan ini dipanggil oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Muratara. 
Ringkasan Berita:
  • Disdik Muratara memanggil siswi SMP yang diduga terlibat perundungan sesama siswi, Selasa (9/12/2025)
  • Pemanggilan itu selain guna meminta keterangan juga dilakukan proses mediasi
  • Diketahui, kejadiannya melibatkan siswi SMPN 1 Muara Rupit melawan siswi SMPN 2 Muara Rupit

 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Sumsel turun langsung memanggil pelajar SMP yang diduga terlibat aksi perundungan untuk melakukan mediasi.

Wakil Kesiswaan SMPN 1 Muara Rupit, Kabupaten Muratara, Sumsel, Hasan Azhari mengaku proses pemanggilan dijadwalkan hari ini Selasa (9/12/2025).

"Hari ini kita lakukan pemanggilan bersama pihak dinas pendidikan, agendanya untuk meminta keterangan lebih lanjut (mediasi)," ungkap Hasan saat dihubungi Tribunsumsel.com.

Hasan mengungkapkan terkait hasilnya belum diketahui, ketika selesai nanti baru akan diketahui hasilnya eperti apa.

Termasuk ketika disinggung sanksi seperti yang disampaikan oleh Bupati Muratara, Hasan menegaskan belum mengetahui lebih lanjut.

"Untuk sanksi dan lainnya sebagainya menunggu hasil pertemuan ini dan menunggu petunjuk dinas pendidikan," ujarnya.

Baca juga: Bupati Muratara Sesalkan Dugaan Perundungan Siswi SMP di Rupit, Siapkan Sanksi Kerja Sosial

Diberitakan, sebelumnya, pihak SMPN 1 Muara Rupit buka suara terkait aksi kekerasan yang melibatkan siswinya.

Sebelumnya viral dikabarkan aksi perundungan, namun kata Hasan Azhari aksi kekerasan itu merupakan perkelahian antar siswi.

Kejadiannya melibatkan siswi SMPN 1 Muara Rupit melawan siswi SMPN 2 Muara Rupit.

Dalam video tersebut, nampak seorang siswi menggunakan kaos olahraga bertuliskan SMPN 2 Muara Rupit dipukuli bertubi-tubi oleh remaja putri berkaos hitam yang ternyata pelajar SMPN 1 Muara Rupit.

"Ya (pelajar sekolah kita (SMPN 1 Muara Rupit)," kata Hasan saat dikonfirmasi Tribunsumsel.com, Senin (8/12/2025).

Menurut Hasan peristiwa itu terjadi di luar lingkungan sekolah pada hari Sabtu 6 Desember 2025 sekira pukul 15.00 Wib.

Namun, Azhari menyampaikan bila peristiwa itu bukan perundungan, melainkan perkelahian dan video yang beredar telah terpotong.

"Kalau dilihat dalam video memang  bullying (Perundungan). Tapi kronologi kejadian itu berawal dari saling ejek di Hp," ungkapnya.

Puncaknya mereka bertemu dan berujung dengan perkelahian, namun motif utamanya perkelahian itu belum diketahui karena satu pelajar merupakan pelajar SMPN 2.

"Motif utama kita tidak tahu karena siswi yang satunya anak SMPN 2  Rupit, yang bertiga SMPN 1 Rupit. Mereka sama-sama warga Kelurahan Muara Rupit," ungkapnya.

Kemudian untuk tindak lanjutnya, pelajar SMP N 1 Muara Rupit yang terlibat peristiwa itu akan dipanggil orang tuanya, mengingat kejadiannya di luar jam sekolah. 

Viral

Aksi perundungan pelajar putri diduga kembali terjadi di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumsel, Minggu (7/12/2025).

Kali ini viral di media sosial Facebook, seorang remaja putri melakukan pemukulan kepada remaja lainnya secara bertubi-tubi.

Remaja yang melakukan pemukulan itu menggunakan baju hitam, sementara yang dinarasikan sebagai korban remaja putri menggunakan kaos olahraga bertuliskan SMPN 2 Muara Rupit.

Dalam video beredar itu, nampak remaja yang dipukul atau menggunakan kaos olahraga terlihat hanya bisa pasrah ketika dipukuli, dijambak dan diinjak remaja menggunakan baju hitam.

Aksi pemukulan itu disaksikan teman-teman remaja yang menggunakan baju hitam, setelah pristiwa itu direkam barulah teman-temannya melerai.

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved