Berita Lubuklinggau

Daftar Kelurahan di Lubuklinggau yang Diminta Waspada Potensi Banjir Kiriman dan Angin Kencang

Curah hujan tinggi dan buruknya aliran sungai yang tersumbat kerap membuat bencana ini datang tiba-tiba.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/Eko Hepronis
DEBIT AIR TINGGI - Debit air tinggi di Sungai Kelingi tepat di dekat Kampung Warna-Warni Kelurahan Ulak Surung akibat hujan lebat diwilayah Curup Bengkulu beberapa waktu, Rabu (20/9/2025) lalu. Kota Lubuklinggau Waspada Banjir Kiriman, Tiga Kelurahan Diminta Waspada 

Ringkasan Berita:
  • Lubuklinggau diminta waspada banjir kiriman dan angin kencang akibat hujan tinggi serta aliran sungai yang sering tersumbat.
  • Wilayah rawan berada di sepanjang Sungai Mesat, Sungai Malus, Kelurahan Belalau, dan Taba Baru.
  • Petugas DPKPB siaga 24 jam, sementara November 2025 tercatat satu kejadian bencana yakni puting beliung di Kenanga Permai.

 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Banjir masih menjadi bencana musiman di Kota Lubuklinggau.

Curah hujan tinggi dan buruknya aliran sungai yang tersumbat kerap membuat bencana ini datang tiba-tiba.

Wilayah Kota Lubuklinggau bukan wilayah langganan bencana banjir. Namun, beberapa wilayah di kota ini diminta waspada angin kencang dan banjir kiriman dari hulu sungai.

Kabid Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kota Lubuklinggau, Suryo Amrinata meminta masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Menurutnya, dengan adanya kebersihan lingkungan apabila intensitas hujan tinggi dapat meminimalisir resiko banjir kiriman.

"Sekarang kita harap masyarakat dapat menjaga lingkungannya masing-masing, dari beberapa banjir yang terjadi di Lubuklinggau selain kiriman, karena sungai tersumbat," katanya pada Tribunsumsel.com, Minggu (30/11/2025).

Baca juga: Muba Belum Naikkan Status Siaga Banjir, BPBD Tetap Imbau Warga Sepanjang Sungai Musi Waspada

Baca juga: 8 Daftar Wilayah di Sumsel Rawan Banjir & Longsor, BMKG Ingatkan Desember 2025 Potensi Hujan Tinggi

Suryo pun menguraikan beberapa wilayah rentan terjadinya banjir yakni disepanjang aliran Sungai Mesat Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Sungai Malus, Kelurahan Belalau dan Taba Baru Kecamatan Lubuklinggau Utara I.

"Diharapkan warga dapat mengantisipasinya. Meski Lubuklinggau ini bencananya mayoritas kiriman karena kita dekat TNKS," ujarnya.

Untuk itu, dia meminta  agar masyarakat Lubuklinggau selalu meningkatkan kewaspadaan.

 "Kita harapkan kepada masyarakat untuk waspada apabila terjadi hujan deras dan angin kencang," ujarnya.

Suryo menyebutkan sejauh ini Kota Lubuklinggau dalam bulan November 2025 hanya 1 kali terjadi bencana alam, yakni puting beliung tepatnya di Jalan Kenanga Permai 17, Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

"Baru 1 kali terjadi bencana untuk bulan November alhamdulilah hanya atap rumahnya saja yang rusak," ujarnya.

Kemudian, untuk kesiapsiagaan petugas, saat ini petugas DPKPB selalu siap siaga selama 24 jam membantu warga sebagai antisipasi apabila terjadi bencana maupun kebakaran.

"Pos bencana ada di kelurahan Air Kuti, pos Kebakaran ada 4 pos, yakni pos Induk Pasar Satelit, Pos Kantor Wali Kota Linggau Barat, Lubuklinggau Timur dekat bandara, Lubuklinggau Selatan di Pasar Ikan, semua seluruh pos itu siap siaga sekarang," ungkapnya. 

 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved