Berita OKI

Volume Sampah Capai 25 Ton per Hari, Luas TPA Sepucuk OKI Bakal Ditambah 5 Hektare

Setiap harinya sebanyak 25 ton sampah rumah tangga dibuang ke TPA Sepucuk, Kecamatan Kayuagung, OKI.

Tayang:
TRIBUNSUMSEL.COM/WINANDO DAVINCHI
SAMPAH RUMAH TANGGA -- Tumpukan sampah di TPA Sepucuk, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Setiap harinya 25 ton sampah rumah tangga dibuang di TPA ini. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Setiap harinya sebanyak 25 ton sampah rumah tangga dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) Sepucuk, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Bila dihitung secara rinci jumlah ini setara 750 ton sampah per bulan, atau 9.000 ton sampah per tahun.

Angka ini menunjukkan betapa besar volume sampah yang harus ditampung oleh TPA Sepucuk.

Plt Kepala Lingkungan Hidup (DLH) OKI, H. Alamsyah melalui Kepala Bidang Persampahan, Mukti Uli Artha mengatakan, bila setiap harinya puluhan ton sampah rumah tangga yang berasal dari 11 kelurahan dan 2 desa di Kayuagung.

"Saat ini produktifitas sampah yang masuk TPA di Kayuagung rata-rata sekitar 25 ton perhari. Saat hari-hari besar dapat mencapai 30 ton," ujar Uli Artha ketika dikonfirmasi pada Selasa (2/9/2025) siang.

Baca juga: Harga Emas Pehiasan di Palembang Makin Tinggi 2 September 2025, Nyaris Rp 11 Juta/Suku, Rinciannya

Oleh sebab itulah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI berupaya mencari solusi dengan berencana untuk menambah luasan lahan TPA yang sebelumnya hanya 5 hektar. 

Menurutnya, penambahan lahan ini sangat mendesak mengingat kapasitas TPA yang hampir penuh.

"Dengan produktivitas sampah yang meningkat di TPA sepucuk. Sudah ada titik terang tahun 2026 akan ada perluasan. Karena respon cepat dari Bupati OKI untuk memenuhi fasilitas sarana dan prasarana TPA,"

Dikatakan kembali, saat ini masih dilakukan tahapan proses dokumen perencanaan pengadaan tanah (DPPT) perluasan di lokasi tersebut.

"Sedangkan tahun 2026 mendatang akan segera dilakukan perluasan dengan perkiraan yang dibutuhkan kurang lebih 3 sampai 5 hektar. Diharapkan, dengan adanya upaya ini, volume sampah yang dibuang ke TPA dapat berkurang secara signifikan, sehingga usia TPA Sepucuk bisa bertahan lebih lama," ungkapnya.

Masih kata Uli, beberapa waktu lalu pihaknya baru mendapat bantuan 5 unit motor roda 3 dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) melalui dana aspirasi anggota komisi XII DPR RI, Dewi Yustisiana, SH, M.Kn.

"Motor ini nantinya ditempatkan untuk penambahan rute di wilayah kecamatan kota Kayuagung. Dengan adanya penambahan rute semoga dapat meningkatkan pelayanan terhadap konsumen dan semakin menjaga estetika kota. Sehingga target dari pencakupan layanan persampahan di Kayuagung dapat meningkat dan mengatasi penumpukan sampah di TPS dan ruas jalan," ungkapnya.

Dari sebelumnya 25 motor roda tiga dengan adanya bantuan 5 motor, maka total ada 30 motor yang bisa mengambil sampah di 11 kelurahan dan 2 desa, Kecamatan Kayuagung.

"Kami berharap supaya perusahaan melalui dana CSR dapat membantu memberikan kendaraan pengangkut sampah baik roda 3 atau roda 4 dan seluruh perwakilan dewan dapil Sumsel juga turut andil membantu penanganan persampahan di kabupaten OKI," pungkasnya.

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved