Berita Banyuasin
Warung Sekaligus Rumah Tinggal di Banyuasin Hangus Kebakaran, Pemilik Tewas Terjebak Api
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunsumsel.com, diduga api berasal dari korsleting arus listrik pada colokan kulkas di dalam kios.
Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
- Perempuan berinisial AY (52) tewas terjebak saat kebakaran melanda warung sekaligus rumah tinggal yang juga digunakan untuk menjual Pertalite eceran di Desa Sungai Pinang, Banyuasin.
- Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari colokan kulkas yang menyambar botol-botol Pertalite, sehingga api cepat membesar dan melalap seluruh bangunan.
- Setelah api berhasil dipadamkan, petugas menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.
TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Kepanikan terjadi saat api mulai membakar warung sekaligus rumah tinggal di Jalan Lingkar Selatan, Desa Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Minggu (14/6/2026) malam.
Seorang perempuan berinisial AY (52), yang berada di dalam kios penjualan BBM eceran jenis Pertalite, tak sempat menyelamatkan diri hingga tewas terjebak di dalam bangunan yang dilalap si jago merah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunsumsel.com, diduga api berasal dari korsleting arus listrik pada colokan kulkas di dalam kios.
Saat terjadi percikan api dari colokan kulkas, api diduga langsung menyambar botol-botol Pertalite yang berada di lantai.
Dalam sekejap, api membesar dan menjalar ke dinding warung.
"Suami korban, yakni Sahrul (51), dan anaknya, Fadil (16), saat itu baru datang setelah membeli minyak yang rencananya akan dijual kembali. Mereka sempat mendengar teriakan ada api dari korban AY. Namun sebelum keduanya sempat menolong, api sudah melalap seluruh warung yang terbuat dari papan," kata Kasat Pol PP dan Damkar Banyuasin, Alfian, Senin (15/6/2026).
Baca juga: Kebakaran Hanguskan 4 Rumah di Lorong Manggar Boom Baru Palembang, Api Diduga dari Rumah ODGJ
Baca juga: Paniknya Warga Kebakaran Hanguskan Rumah di Empat Lawang Jelang Jam Tidur, Api Muncul di Atap
Api yang terus membesar membuat warga sekitar berupaya melakukan pemadaman.
Namun kobaran api yang telah meluas melalap seluruh bangunan warung yang terbuat dari papan tersebut.
Petugas Damkar Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, yang dibantu tim PBK Provinsi Sumatera Selatan, langsung menuju lokasi setelah menerima informasi kejadian.
Petugas Damkar yang mendapat informasi bahwa masih ada orang berada di dalam warung berupaya menyelamatkan korban.
Namun kondisi api yang sudah membesar dan melalap seluruh bangunan membuat upaya penyelamatan tidak dapat dilakukan.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pencarian terhadap korban.
"Menurut keterangan suami dan anak korban, AY saat kejadian masih berada di dalam warung. Dari hasil pencarian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," jelasnya.
Bersama anggota Polsek Rambutan, petugas mengamankan barang bukti berupa satu jeriken dan empat botol air mineral bekas yang diduga digunakan untuk menyimpan BBM jenis Pertalite.
"Jenazah korban sudah dibawa anggota Polsek Rambutan ke RS Bhayangkara Palembang untuk dilakukan visum. Untuk penyelidikan lebih lanjut, bisa langsung ditanyakan ke Polsek Rambutan," pungkasnya.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
| Harap Bersabar! Jalintim Palembang-Betung Baru Akan Diperbaiki Usai Tol Kapal Betung Selesai |
|
|---|
| Kemunculan Buaya di Perairan Sumber Marga Telang Banyuasin Buat Heboh Warga, Aktivitas Tergangu |
|
|---|
| Kecelakaan di Jalintim Banyuasin, Ada Truk Patah Roda Belakang Sebabkan Jalan Macet |
|
|---|
| Jerit Perajin Gerabah di Banyuasin Terdampak Dolar Naik dan Antrean Solar, Terpaksa Batasi Produksi |
|
|---|
| Pedagang di Banyuasin Bingung, Ngaku Kesulitan Mendapatkan Stok Beras Curah dan SPHP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Warung-Sekaligus-Rumah-Tinggal-di-Banyuasin-Hangus-Kebakaran-Pemilik-Tewas-Terjebak-Api.jpg)