Pria Turki Nikahi Wanita Kayuagung
Cinta Beda Benua, Gadis Kayuagung OKI Dinikahi Pria Turki dengan Mahar Rp500 Juta dan 67 Gram Emas
Besaran mahar tersebut merupakan hasil kesepakatan keluarga kedua mempelai yang telah disetujui bersama.
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
- Yuni Maryana, warga Kelurahan Jua-Jua, Kayuagung, OKI, resmi menikah dengan pria asal Turki, Abdullah Ozdemir, Jumat (5/6/2026).
- Pernikahan pasangan yang berkenalan secara daring dan menjalani LDR selama tiga tahun itu menarik perhatian karena mahar berupa uang tunai Rp500 juta dan 67 gram emas.
- Setelah akad nikah berlangsung khidmat, resepsi pernikahan dijadwalkan digelar pada Minggu (7/6/2026) di Kelurahan Jua-Jua, Kayuagung.
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG – Kisah cinta beda benua yang berawal dari dunia maya berakhir bahagia di pelaminan.
Yuni Maryana, gadis asal Kelurahan Jua-Jua, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, resmi dipersunting pria asal Turki, Abdullah Ozdemir, pada Jumat (5/6/2026) pagi.
Pernikahan pasangan beda negara ini menjadi perhatian warga setempat karena mahar yang diberikan terbilang fantastis, yakni uang tunai sebesar Rp500 juta serta 67 gram emas.
Besaran mahar tersebut merupakan hasil kesepakatan keluarga kedua mempelai yang telah disetujui bersama.
Prosesi akad nikah berlangsung khidmat dan dihadiri keluarga besar, kerabat, serta warga sekitar. Suasana haru menyelimuti acara ketika kedua mempelai resmi mengikat janji suci pernikahan.
Kisah asmara Yuni dan Abdullah bermula dari komunikasi melalui media daring.
Selama kurang lebih tiga tahun, keduanya menjalani hubungan jarak jauh (long distance relationship/LDR) sebelum akhirnya memutuskan untuk menikah.
"Saya tidak menyangka hubungan yang berawal dari komunikasi daring dapat membawa kami ke tahap ini. Terima kasih atas dukungan dan doa dari semua pihak," ujar Yuni dengan penuh kebahagiaan.
Baca juga: Sempat Bikin Calon Mertua Sakit karena Tertahan di Turki, Abdullah Akhirnya Tiba di OKI Nikahi Yuni
Sementara itu, Abdullah mengaku bersyukur karena rencana pernikahan yang telah lama dipersiapkan akhirnya dapat terlaksana.
"Saya sangat bersyukur pernikahan kami telah resmi terlaksana. Yuni adalah perempuan yang luar biasa, dan saya siap membangun kehidupan bersama dengannya, baik di Indonesia maupun di Turki sesuai kesepakatan kami," katanya.
Bagi keluarga kedua mempelai, pernikahan ini bukan hanya menjadi momen bahagia bagi pasangan pengantin, tetapi juga simbol harmonisasi budaya antara Indonesia dan Turki melalui ikatan suci pernikahan.
Setelah prosesi akad nikah, rangkaian perayaan akan dilanjutkan dengan resepsi yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (7/6/2026) di RT 02 Lingkungan 02, Kelurahan Jua-Jua, Kecamatan Kayuagung.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Cinta-Beda-Benua-Gadis-Kayuagung-OKI-Dinikahi-Pria-Turki-dengan-Mahar-Rp500-Juta-dan-67-Gram-Emas.jpg)