Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia

Mengenang Ryamizard Ryacudu, Rumah Limas di Ogan Ilir Jadi Saksi Bisu Jejak Sejarah Sang Jenderal

Mantan Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu dimakamkan secara militer di Taman Makam

Tayang:
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Moch Krisna
Tribunsumsel.com/Agung Dwipayana
TAMPAK LENGANG - Situasi di depan rumah limas milik keluarga mendiang RA Zuhariah Ryacudu, ibunda Bapak Ryamizard Ryacudu di Desa Tanjung Sejaro, Senin (1/6/2026) siang. Rumah berusia sekitar setengah abad itu masih terawat dengan baik. 

Ringkasan Berita:
  • Mantan Menhan Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu meninggal dunia dan dimakamkan secara militer di TMP Kalibata, Jakarta.
  • Almarhum meninggalkan jejak historis berupa rumah limas peninggalan ibundanya di Desa Tanjung Sejaro, Indralaya.
  • Pihak keluarga dan kerabat di Ogan Ilir berkomitmen untuk terus menjaga dan melestarikan rumah tradisional tersebut sebagai kenangan.

 


TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA -- 
Mantan Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, pada Senin (1/6/2026).

Ryamizard Ryacudu meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pada Minggu (31/5/2026) pukul 14.03 WIB.

Ryamizard Ryacudu diketahui lahir di Palembang, Sumatera Selatan, pada 12 April 1950.

Di Ogan Ilir, jejak kehidupan purnawirawan bintang empat itu ada di sebuah rumah limas di Desa Tanjung Sejaro, Kecamatan Indralaya.

Rumah tersebut berlokasi persis di Jalintim Palembang-Kayu Agung.

Seorang kerabat Ryamizard Ryacudu bernama Uju Kani mengaku setiap hari merawat rumah limas tersebut.

"Rumah ini milik keluarga mendiang R.A. Zuhariah Ryacudu, ibunda Bapak Ryamizard Ryacudu," kata Uju Kani kepada TribunSumsel.com dan Sripoku.com, Senin (1/6/2026).

Diungkapkannya, rumah tradisional dengan arsitektur panggung kayu unglen tersebut dibangun sekitar tahun 1975.

Bentuk atapnya menyerupai piramida terpenggal dengan hiasan ornamen ukiran khas Palembang.

Dan di atas atap rumah juga ada simbar, ornamen berbentuk tanduk yang berfungsi sebagai penangkal petir.

"Biasanya kalau almarhum datang ke sini, biasanya suka foto-foto dengan latar belakang rumah limas," ujar Uju Kani.

Dilanjutkannya, terakhir kali Ryamizard Ryacudu datang ke Ogan Ilir pada awal tahun lalu.

Ketika itu, Ryamizard Ryacudu tampak bersemangat menapaki rerumputan di halaman rumah limas, meski dalam kondisi sakit.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved