Penemuan Mayat di Muara Enim

Cara Sadis Pelaku Bawa Keluar Jasad Eks Pacar dari Kamar Hotel hingga Dibakar di Pinggir Sungai Enim

Di dalam kamar, pelaku menekuk tubuh korban, membungkusnya dengan selimut hotel, lalu memasukkannya secara paksa ke dalam ember kamar mandi berwarna

Tayang:
Penulis: Putri Kusuma Rinjani | Editor: Slamet Teguh
Dokumen/Polres Muara Enim
UNGKAP KASUS - Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra didampingi Kasat Reskrim AKP M Andrian, Kanit Pidum Ipda Guntur serta Tim Rajawali Satreskrim Polres Muara Enim, dan Humas di Mapolres Muara Enim, menggelar jumpa pers ungkap kasus pembunuhan kurang dari 1x24 jam di Mapolres Muara Enim, Jumat (29/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • MAP (33) menyembunyikan jasad korban APS (24) dalam ember merah, mengangkutnya dengan Brio merah dari hotel, lalu membakar dan membuangnya ke Sungai Enim dengan pertalite Rp15 ribu.
  • Kasus terungkap usai suami korban melapor kehilangan. Jasad APS yang tinggal tulang di Jembatan Enim III dikenali keluarga lewat ciri khas tambalan gigi atasnya.
  • Pembunuhan dipicu cekcok usai intim 4 kali, karena korban memaksa minta dibelikan iPhone baru. Pelaku kini ditahan.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM -- Skenario keji yang dilakukan oleh MAP (33) untuk melenyapkan jasad mantan kekasihnya APS (23) yang berstatus istri orang, setelah dicekik hingga tewas di kamar hotel kini terungkap.

MAP menggunakan mobil Honda Brio merah untuk mengangkut jasad korban yang telah disembunyikannya di dalam ember kamar mandi lalu akhirnya dibakar dan dibuang di aliran Sungai Enim.

Cara Pelaku Membuang Jasad Korban

Pada tanggal 25 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WIB subuh, sehari setelah pembuhan berlangsung, pelaku yang sempat pulang ke rumah akhirnya kembali lagi ke hotel untuk mengurus jasad korban yang masih ia tinggalkan disana.

Di dalam kamar, pelaku menekuk tubuh korban, membungkusnya dengan selimut hotel, lalu memasukkannya secara paksa ke dalam ember kamar mandi berwarna merah berukuran besar.

“Sebelum menurunkan jasad korban, pelaku sempat mengecek kondisi sekitar dan memastikan tidak ada satpam penjagaan. Setelah dipastikan aman, pelaku menurunkan jasad korban dari lantai dua hotel ke dalam mobil,” kata Kapolres Muara Enim, AKBP Hendri Syaputra dalam press release pada Jumat (29/5/2026).

Baca juga: Berstatus Istri Orang Tapi Minta iPhone Baru, Pria di Muara Enim Bunuh & Bakar Jasad Eks Kekasihnya

Jasad dalam ember itu kemudian diangkut menggunakan mobil Honda Brio miliknya menuju kawasan Jembatan Enim III. 

Dalam perjalanan menuju lokasi pembuangan, pelaku sempat berhenti untuk membeli satu botol pertalite seharga Rp15 ribu di sebuah warung Pertamini.

Setibanya di pinggir Sungai Enim, jasad korban yang masih berada di dalam ember dan terbungkus selimut langsung ditumpuk dengan kayu bakar, disiram pertalite, lalu disulut api hingga hangus terbakar.

Setelah tubuh korban terbakar hebat demi menghilangkan jejak, jasad tersebut dibuang ke bawah jembatan hingga jatuh ke aliran sungai.

“Ketika membakar jasad, mobil sengaja diparkir mepet ke pinggir sungai agar aktivitas pelaku tidak terlihat oleh orang yang melintas,” jelas Kapolres.

UNGKAP KASUS - Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra didampingi Kasat Reskrim AKP M Andrian, Kanit Pidum Ipda Guntur serta Tim Rajawali Satreskrim Polres Muara Enim, dan Humas di Mapolres Muara Enim, menggelar jumpa pers ungkap kasus pembunuhan kurang dari 1x24 jam di Mapolres Muara Enim, Jumat (29/5/2026).
UNGKAP KASUS - Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra didampingi Kasat Reskrim AKP M Andrian, Kanit Pidum Ipda Guntur serta Tim Rajawali Satreskrim Polres Muara Enim, dan Humas di Mapolres Muara Enim, menggelar jumpa pers ungkap kasus pembunuhan kurang dari 1x24 jam di Mapolres Muara Enim, Jumat (29/5/2026). (Dokumen/Polres Muara Enim)

Awal Mula Terungkapnya Kasus

Teka-teki penemuan mayat tanpa identitas di aliran Sungai Enim, tepatnya di pangkal Jembatan Enim III Muara Enim, Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, akhirnya terungkap. 

Korban yang diketahui berinisial APS (23), warga Desa Perjito, ternyata tewas dibunuh secara sadis oleh mantan pacarnya berinisial MAP (33), warga Desa Karang Raja.

Menurut Kapolres, terungkapnya kasus ini bermula dari penemuan jasad korban oleh warga yang hendak nongkrong di pagar beton pembatas Jalan Baru di kawasan pinggiran Sungai Enim, Jembatan Enim III, Desa Karang Raja, Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Penemuan tersebut langsung menghebohkan warga dan viral di media sosial.

“Atas penemuan jasad ini, personel Satreskrim Polres Muara Enim bersama Tim Identifikasi bergerak cepat mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP,” ujarnya.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved